Home » Digital » Digital Marketing & SEO » Email, Alternatif Cara Untuk Meningkatkan Trafik Website

Email, Alternatif Cara Untuk Meningkatkan Trafik Website

email-alternatif-cara-untuk-meningkatkan-trafik-website

Bagaimana cara meningkatkan trafik website, ketika jawaban instan dari AI overview semakin merajalela.

Dari berbagai informasi yang warga rangkum, termasuk dari penelusuran yang diprediksi oleh Search Engine Journal, muncul asumsi sekitar 40% hingga 50% pencarian dari Google kini berakhir tanpa hasil klik.

Meskipun AI Overview yang muncul dari Google menyematkan sebuah tautan hingga kini, Google tidak menghitungnya sebagai klik.

Hal ini yang saya rasakan sebagai pegiat di bidang SEO. Di satu sisi keberhasilan AI Overview merangkum jawaban dari website adalah hal yang positif.

Namun, di satu sisi, ketika link yang ditautkan di klik tidak memberikan hasil apa-apa di Google Analytic4.

Satu hal yang sempat dipertanyakan oleh berbagai macam praktisi di bidang digital marketing dan SEO dalam rentang waktu 2024 hingga 2025 yang lalu.

Strategi Alternatif Mencari Sumber Klik Sebagai Metrik SEO

Jika masih menilai klik sebagai metrik, tentunya saya harus menemukan solusi. Apalagi mencari pengganti jumlah pengunjung yang hilang karena AI overview memang sebuah tantangan.

Haruskah berhenti memposting konten SEO? Tentu saja tidak.

Membuat postingan konten tetaplah hal yang harus dilakukan secara konsisten sebagai cara penting untuk meningkatkan trafik website.

Haruskah berhenti mengelola dan melakukan pembaruan pada website utama sebuah brand? Jangan! Jangan pernah lakukan hal ini.

Website utama tetap harus dikelola dengan baik dan juga konsisten, bahkan ini cara yang penting efektif juga untuk meningkatkan trafik website.

Oleh karena itu, perlu disiapkan beberapa cara atau strategi khusus untuk meningkatkan trafik website.

Meskipun tetap update dan terus memantau pembaruan algoritma yang selalu berubah dari Google namun, tetaplah mencoba hal-hal lain yang perlu dilakukan untuk mengganti nilai trafik yang hilang karena AI.

Solusi paling instan biasanya adalah meningkatkan biaya untuk pengeluaran iklan.

Namun, Ketika biaya iklan semakin mahal dan masih tergerus dengan jawaban AI Overview pun belum tentu mampu meningkatkan trafik website

Sekedar berbagi pengalaman. Iklan media sosial, iklan dari Google Ads memang mampu setidaknya mengembalikan traffic yang hilang karena AI Overview.

Namun, apakah ini adalah solusi yang tepat? Bisa saja hal ini benar.

Akan tetapi, yang patut untuk dicermati adalah ada satu saluran digital lainnya bisa dikelola untuk mengganti atau meningkatkan traffic yang hilang karena AI Overview.

Pengalaman Mengelola Email Marketing

Beberapa tahun yang lalu, saya sempat dipercaya untuk mengelola email marketing pada rentang tahun 2016 hingga 2020.

Sebagai seorang pegiat SEO, dan bukan email marketing specialist saya bekerjasama dengan tim lagi.

Lalu, kenapa saya mendapatkan kesempatan untuk mengelola email marketing?

Saat itu kami dari semua tim marketing mencari alternatif bagaimana cara meningkatkan trafik dan ingin mengetahui sumber lainnya yang efektif selain dari pencarian organic dan social signal.

Namun, sebagai catatan tambahan, di masa itu AI overview belum ada.

Hasilnya, dengan 2 perusahaan berbeda,dengan 2 bisnis yang berbeda dengan 2 audiens yang berbeda saya mencoba meningkatkan trafik website dengan menggunakan email marketing.

Jumlah trafik meningkat,dan 10% hingga 30% datang dari email marketing.

Lalu, bagaimana ketika AI mulai menganggu fungsi pencarian organik? Jujur, saja ini yang sedang saya coba usahakan.

Dari pengalaman saya, dalam empat tahun terakhir,sumber dari email marketing ditujukan hanya untuk langsung melakukan remarketing atau hal-hal yang bersifat administratif dari sebuah brand.

Bagian ini merupakan sharing pengalaman yang mungkin berguna bahwa email marketing bisa menjadi salah satu cara alternatif untuk menaikkan trafik website atau sebagai bagian dari improvement SEO.

Tentu saja, bisa cara ini bisa digunakan untuk menambah trafik hingga mengganti trafik yang hilang karena AI Overview.

Tantangan Menggunakan Email Sebagai Tools Marketing

Email marketing adalah salah satu saluran di mana sebuah brand bisa mengontrol distribusi, waktu, dan pesan.

Ketika pekerjan memahami algoritma tidak bisa diselesaikan dalam waktu yang singkat dan langsung memberikan keuntungan berupa profit dalam proses akuisisi, maka daftar kontak email dari pelanggan adalah solusi yang bisa dicoba.

Menggunakan kontak email bisa jadi lebih “sopan” dibanding menggunakan nomor telepon yang lebih privasi.

Namun, ini jadi satu masalah bagi market di Indonesia.

Ada berapa persen yang membaca email marketing?

Bahkan, di luar pekerjaan sehari-hari pesan singkat seperti WhatsApp dianggap lebih efektif ketimbang email.

Iniah tantangan sekaligus keuntungan dari email.

Melalui email, sebuah brand atau seorang individu menunjukkan cara terhormat untuk menyapa pelanggannya.

Dalam sebuah bisnis, masih banyak brand menganggap email tumbuh secara linier.

Ditambah lagi, mengirim lebih banyak pesan adalah cara untuk mendapatkan antusias pelanggan.

Padahal, mengirim email tidak akan menjamin lebih banyak keterlibatan audiens.

Namun, menggunakan email marketing yang berkelanjutan dan diatur dengan baik akan meningkatkan pendekatan yang lebih cerdas antara brand dengan pelanggannya.

Baca juga: Rekomendasi SEO Tahun 2026: Improvement di Tengah Tren AI

Baca juga: 4 Rekomendasi Agar SEO Jadi Maksimal dengan E-E-A-T

Rekomendasi Mengelola Email Marketing

Mengelola email marketing memang didasarkan pada data.

Apakah databasenya sudah rapi? Apakah audiens atau pelanggan yang didapatkan sudah berkualitas?

Namun, tidak ada kata terlambat untuk memulai kembali mencoba email marketing sebagai alat untuk mencapai metrik marketing.

Bagi saya, tentunya fokusnya adalah untuk meningkatkan atau mengganti trafik yang hilang karena AI Overview.

Dari sudut pandang saya sebagai pegiat SEO, saya akan mencoba membagikan beberapa tips berikut ini membantu menemukan apakah dengan menggunakan email marketing, mampu membantu meningkatkan nilai klik sebagai metrik SEO.

  • Siapkan segmentasi user yang didasarkan pada perilaku audiens yang sebenarnya. Di sini data dan pengolah data yang baik sangat dibutuhkan untuk membedah mana audiens yang dituju untuk remarketing dan mana yang dituju untuk mendapatkan artikel atau informasi yang ditujukan untuk mendapatkan trafik.
  • Jika masih belum memiliki data yang tepat, tak ada salahnya untuk pengujian A/B tes dan melihat apakah email marketing ini mampu memberikan pengaruh yang kuat kepada seluruh tujuan marketing yang diharapkan.
  • Bijak dalam menghitung frekuensi pengiriman yang dioptimalkan juga penting agar audiens kemudian tidak merasa terganggu.

Terlalu sering mengirim email bahkan untuk kebutuhan campaign pun belum tentu akan membuat audiens atau pelanggan tidak akan membaca email, atau bahkan melakukan unsubscribe.

Tentunya akan masih banyak strategi dan tips yang akan berkembang seiring berjalannya waktu.

Oleh karena itu melakukan A/B tes sangat penting dilakukan untuk menjustifikasi apakah email menjadi alat yang bisa membantu fungsi SEO, khususnya meningkatkan nilai klik di Google Analytics4.

Jika dilakukan dengan benar, bertahap dan tujuan jangka panjang email menjadi lapisan dasar untuk semua kebutuhan marketing.

Similar Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *