Salah satu ulasan terbaru dari saya minggu ini adalah tv series terbaru taun 2026 berjudul “Steal” yang sedang yang di Prime Video.
Dari sekian banyak pilihan tv series, saya memilih untuk menonton ini karena dari trailer dan premisnya yang terlihat menarik.
Dalam pengalaman saya menonton dan mengulas berbagai macam tv series, saya tertarik karena tema heist dan genre crime, “Steal” juga menjadi menarik karena serial tv ini berlatar belakang kehidupan Inggris di masa modern.
Sebelum ini, saya sampaikan sinopsis tv series “Steal” terlebih dahulu.
Sinopsis Steal, Series Terbaru di Prime Video
Zara (Sophie Turner) dan Luke (Archie Madekwe) dikejutkan oleh sebuah peristiwa yang tidak pernah terbayangkan ketika sedang bekerja.
Sekelompok perampok datang ke kantor mereka dan ingin mengambil sumber dana di tempat Zara dan Luke bekerja.
Siapa para penjahat ini? Bagaimana dengan nasib Luke dan Zara?
Apa motif dari penjahat untuk di sebuah perusahaan jasa keuangan?
Siapa master mind dari pelaku kejahatan ini?
Review TV Series “Steal”
Series ini terdiri dari 6 episode yang terbilang padat. Dari pengalaman saya menonton berbagai macam series, “Steal” sebagai sebuah cerita dengan latar belakang Inggris, punya garis cerita yang tegas.
Di episode pertama, semua cerita dialirkan dengan to the point dan tidak bertele-tele.
Satu episode awal yang memang membuat kami dari saya selalu tidak sabar untuk sesegera mungkin melanjutkan menonton episode berikutnya.
Bicara tentang pemeran yang ditampilkan, semua karakter langsung dimunculkan di episode pertamanya.
Para penjahat, seorang detektif hingga analisa keuangan dan tentu saja Zara sebagai pemeran utamanya juga ditampilkan dalam satu rangkaian cerita yang cepat langsung diungkapkan kepada penonton.
Di episode kedua berbagai teka-teka mulai muncul. Hal yang membuat saya bertanya-tanya dan mencoba untuk menebak-nebak, siapa dalang dari semua ini.
Bagaimana sebuah pencurian ini tidak hanya pencurian biasa. Harus ada motif yang kuat untuk semua ini.
Sisanya, di setiap episode saya dibawa untuk menemukan momen-momen penting yang terbilang lengkap untuk sesegera mungkin menemukan siapa pelakunya.
Mulai dari episode ketiga hingga episode kelima, saya sempat bertanya-tanya di apa motif kejahatan ini yang ingin ditampilkan di dalam series ini.
Sebagai sebuah serial tv, “Steal” memang benar-benar mampu “mencuri” perhatian penonton.
Dari pengalaman saya, menonton series ini bisa dilihat dari askah yang dipimpin oleh Sotiris Nikitas berhasil membuat penonton naik-turun menyaksikan alur cerita yang dibangun di setiap episodenya.
Ada momen di mana salah satu dari enam episode ini terasa membosankan. Namun, berhasil dibangkitkan di beberapa momen tertentu.
Sementara itu, kombinasi sutradara Sam Miller yang menggarap episode satu hingga tiga terbilang cukup baik.
Setelah membangun episode pertama yang to the point, Sam Miller kemudian mencoba menurunkan temponya untuk beberapa momen.
Sementara itu, Hettie Macdonald menyelesaikan sisa episodenya dengan menurunkan tempo dan kemudian mencoba menaikkan temponya di episode akhir.
Hasilnya, pada bagian akhir,twist yang terdiri dari dua lapisan membuat saya kagum dengan ceritanya.
Sistem Keuangan yang Bobrok Berujung Kejahatan
Satu hal yang menarik dari sudut pandang saya, series ini mengabil perampokan yang berkaitan dengan layanan jasa keuangan.
Sebuah pilihan yang berani, mengingat hal-hal yang terkait dengan keuangan sangat relevan dan terbilang sensitif di masa kini.
Inilah yang ditampilkan di dalam serial “Steal.” Berbagai problematika keuangan secara umum juga diselipkan di dalam setiap episodenya.
Lebih detilnya lagi, di setiap karakternya ternyata punya masalah keuangan baik secara langsung atau pun tidak langsung yang berdampak dari sebuah sistem keuangan.
Setiap karakter mampu menyembunyikan masalah ini dengan motif mereka masing-masing.
Dipadukan dengan film bergaya heist, dan genre crime, cerita yang disajikan juga tidak luput dari sentuhan action dan thriller.
Perpaduan rapi yang tidak dipaksakan dan tetap menampilkan crime sebagai racikan utama dari setiap episodenya adalah keunggulan yang mampu dipertahakan oleh di setiap episodenya.
Sophie Turner Perekat Kuat Setiap Episode
Hal yang wajar kemudian menilai Sophie Turner adalah penarik minat di tv series ini.
Namun, Sophie Turner juga merekatkan setiap karakter di setiap episodenya.
Penampilannya pun terbilang meyakinkan sebagai seorang pekerja kelas menengah di perusahaan jasa keuangan menjadi poin penting.
Apalagi, Sophie Turner yang selama lekat dengan karakter romantis bisa terlibat dengan adegan-adegan ketegangan yang dibangun di setiap episodenya.
Namun, untuk tv series ini ia mampu membawa emosi penonton ikut naik-turun di setiap episodenya. Bukan lagi karena sisi romantisme yang kerap menjadi bagian dari perannya.
Namun, karena secara tidak langsung ia adalah korban sekaligus pelaku kejahatan keuangan dalam kehidupan yang relevan di masa kini
Motif Kejahatan dengan Twist di Episode Akhir
Secara spesifik ulasan kali ini terkait dengan penjelasan ending dari tv series “Steal.”
Jika episode 3 dan 4 terasa membosankan, mungkin ini risiko yang memang diambil dari alur cerita yang sudah dibuat.
Akhirnya, semua terbayarkan dengan episode terakhir, di mana motif kejahatan tersebut terungkap.
Dalam episode terakhir ini pula penjelasan dari ending untuk season 1 pertama dijelaskan.
Jujur saja, saya tidak menyangka karakter inilah yang membuat skenario kejahatan keuangan tersebut.
Dan ini menjadi salah satu twist tak terduga yang bagus untuk sebuah series dengan genre crime dan hanya 6 episode.
Baca juga: Film dan TV Series Terbaru Prime Video Bulan Januari 2026
Twist berlapis yang muncul Ketika Zara punya trik tersendiri disbandingkan berbagai macam motif kejahatan lainnya yang muncul di setiap karakter dan di setiap episodenya.
Ulasan series “Steal” memang butuh banyak preferensi dan sudut pandang yang lain.
Dan oleh karena itu, bagi pecinta series dengan tema heist dan genre crime, “Steal” adalah salah satu yang saya rekomendasikan untuk ditonton di tahun 2026 ini.







