Home » Teknologi » Gadget » Ulasan Lensa Minolta MD 50mm: Bokeh Bagus, Foto Tetap Tajam

Ulasan Lensa Minolta MD 50mm: Bokeh Bagus, Foto Tetap Tajam

ulasan-minolta-md-50mm

Ulasan kali ini adalah tentang lensa jadul Minolta MD 50mm yang saya pasangkan dengan kamera Sony a6000.

Selama menguji kamera dan membuat ulasan tentang kamera saat masih bekerja sebagai jurnalis di kanal teknologi, hampir 100 persen saya selalu menggunakan lensa digital.

Namun, kali ini, saya mendapatkan kesempatan untuk menguji satu lensa jadul yang biasanya digunakan untuk kamera analog dan dipasangkan di kamera digital Sony a6000.

Ya, benar saja salah satu keunggulan dari kamera mirrorless Sony adalah kemampuannya yang terintegrasi dengan lensa manual.

Salah satu yang jadi favorit dari saya adalah lensa Minolta MD 50mm dengan bukaan f/1.7.

Namun baru di tahun 2025 yang lalu, saya melakukan pengetesan terhadap lensa ini.

Kilas Balik Lensa Minolta MD 50mm f/1.7

Lensa ini pertama kali diluncurkan di era ’70-an. Lensa Minolta MD sempat dilabeli Rokkor, dan kemudian beralih menjadi Minolta MD saja ketika Minolta merilis beberapa varian lensanya di tahun ’80-an.

Setelah dites untuk beberapa momen, berikut ulasan kami tentang lensa Minolta MD 50mm f/1.7.

Kesan Pertama dari Bentuk Fisik

Pengalaman pertama yang saya rasakan adalah bentuk fisiknya yang menarik dan khas lensa-lensa manual atau lensa jadul.

Untuk pembuatan kualitasnya terbilang sangat baik, bahkan setelah kami membeli bekasnya.

Pemilik sebelumnya yang juga seorang fotografer mampu merawat lensa ini dengan baik.

Meskipun begitu, jika bicara lensa manual, tentunya masih ada yang bentuk fisiknya jauh lebih baik dibandingkan dengan Minolta MD.

Bagian lain dari fisik lensa ini adalah bentuknya yang terbilang kecil.

Bahkan, ketika sudah menggunakan adaptor tambahan untuk kamera Sony a6000 yang saya gunakan, lensa ini masih terbilang pas digunakan.

Packaging Bagus Tanpa Hood

Elemen di bagian depan lensa terlihat lebih dalam di bagian depan lensa.

Hasilnya, lensa bisa terlindungi dengan baik dari matahari tanpa harus menggunakan Hood.

Namun, jika ingin lebih aman, penggunaan Hood jauh lebih aman dan memberikan perlindungan yang maksimal untuk lensa.

Ring Fokus

Saat kami mencoba menggunakan ring fokus, terasa nyaman dan halus.

Mungkin, karena lensa ini benar-benar terawat, diputar sepuasnya masih terasa nyaman.

Jika dibandingkan dengan lensa-lensa manual lainnya, MD 50mm f1.7, masih sangat nyaman digunakan.

Namun, jika menggunakan lensa manual lain di masa kini, tentu saja akan terasa berbeda.

Diafragma Lensa

ulasan-minolta-md-50mm

Rentang diafragma yang tersedia di lensa Minolta MD 50mm f/1.7 adalah hingga f/22.

Bagi yang hobi motret tentunya pasti tahu angka-angka ini.

Namun, secara umum, lensa Minolta MD 50mm dengan diaragma f/1.7 mampu menghasilkan foto yang bagus.

Kami sempat mengujinya untuk foto yang minim cahaya atau low light dan ingin mendapatkan hasil bokeh yang tajam.

Sementara itu f/22 atau yang paling kecil bisa jadi pilihan untuk menghasilkan foto landscape.

Hal ini dikarenakan lensa ini punya kemampuan Depth of Field (DoF) yang luas.

Kesimpulan Hasil Foto Sony a6000 + Minolta MD 50mm f/1.7

ulasan-minolta-md-50mm

Ulasan dari kami tentang penggunaan lensa Minolta MD 50mm f1.7 mampu memberikan pengalaman yang berbeda.

Sentuhan vintage memang terasa di hasil fotonya. Sementara itu, untuk pengalaman mendapatkan gambar yang bokeh memang terasa “jadul.

Sebagai catatan tambahan, hasil foto dengan sentuhan bokeh yang baik ini bisa dilakukan asal pegaturan diafragma ada di bukaan f/1.7.

Bicara tentang hasil dan ketajaman, kami merasa puas.

Memang benar, lensa legendaris mampu memberikan nuansa yang berbeda untuk hasil foto.

Pada bagian akhir, penggunaan lensa Minolta MD 50mm ini cocok bagi yang suka dengan genre fotografi seperti portrait, street photography atau hanya ingin mendapatkan sentuhan vintage meskipun menggunakan kamera digital.

Kelebihan Lensa Manual Minolta MD50mm

Tak hanya sekedar untuk bernostalgia, lensa Minolta MD 50mm menawarkan kelebihan lainnya.

Berikut beberapa diantaranya:

  • Harga yang Terjangkau

Lensa manual, khususnya lensa-lensa jadul memiliki harga yang lebih terjangkau dibandingkan dengan lensa yang diproduksi oleh Sony itu sendiri.

Saat kami membelinya di tahu 2021 ditambah dengan adapternya harganya berkisar di Rp 900.000-an saja.

Mungkin kami cukup beruntung mendapatkan lensa ini pada saat itu. Sekarang, harganya mungkin bisa saja berbeda.

Namun, jika dibandingkan dengan lensa buatan Sony, lensa manual ini masih sangat pas di kantong.

  • Foto Tetap Tajam Saat Low Light

Satu lagi kelebihan lain yang tak kalah dibandingkan dengan lensa-lensa digital saat ini.

Untuk bukaan diafragma f/1.7 dan digunakan saat memotret dalam minim cahaya atau low light, hasil foto yang diciptakan masih sangat bagus.

Apalagi, kami yang menggunakan kamera Sony a6000.

Jika dibandingkan dengan kamera lainnya yang bagus atau lensa Minolta dengan bukaan lensa f/1.4 pastinya hasil foto akan jauh lebih tajam tampa menurunkan kualitas hasil fotonya.

  • Terhubung dengan Kamera Digital

Lensa ini bisa terhubung dengan kamera digital populer atau mungkin mirrorless.

Lensa Minolta MD 50mm bisa digunakan pada seri Sony yang menggunakan E-Mount sebagai mountingnya.

Mulai dari kamera Sony Alpha a7/a7II/a7III (Full-frame).

Selain itu, lensa ini juga digunakan untuk kamera mirrorless a6000/a6300/a6500 (APS-C).

Bahkan, masih kompatible untuk kamera yang lebih lawas lagi, yaitu Sony NEX series.

Baca juga: Ulasan Sony a6000 di 2026: Kamera Jadul Hasil Foto Tetap Bagus

Baca juga: Tips Beli dan Memilih Kamera Mirrorless Terbaik Untuk Pemula

Tak hanya Sony, lensa Minolta MD 50mm juga bisa digunakan untuk kamera Fujifilm.

Beberapa kamera Fujifilm itu diantaranya adalah, kamera dengan mounting yang terdiri X-Mount seperti X-T5, X-S20, X-E4, X-Pro1.

Similar Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *