TV Series “Hijack” season 2 sudah menyelesaikan 8 episodenya. Pertama kali dikenalkan di tahun 2023 adalah cerita thriller yang memang karena mengambil latar cerita tentang pembajakan dan teror.
Hal ini yang kemudian membuat saya mengikuti musim kedua dari series ini. Dan akan saya bahas dalam ulasan “Hijack” season 2 yang tayang di tahun 2026.
Sebelum itu, cek dulu kenapa series “Hijack” menjadi salah satu cerita yang wajib ditonton:
Fakta-fakta Kilas Balik “Hijack” Season 1
Sebuah pembajakan pesawat Kingdom Airways KA29 dari Dubai ke London menjadi hal yang tidak akan terlupakan bagi Sam Nelson (Idris Elba).
Duduk di kelas bisnis, ia berusaha mencari solusi agar para teroris tidak menghancurkan pesawat tersebut. Tapi hal ini tidak sesederhana yang terpikirkan. Karena dari teror ini ternyata juga mengancam situasi keamanan Inggris dan keluarganya.
Selain itu, ada fakta-fakta menarik lainnya yang membuat saya terpikat dengan ceritanya. Berikut beberapa diantaranya:
1. Karakter Sam Nelson
Karakter Sam Nelson diperankan oleh Idris Elba. Dalam naskahnya, Sam Nelson adalah seorang negosiator bisnis, yang pandai memainkan tempo, emosi dan secara taktis membuat sebuah hal yang sulit kemudian menjadi terencana dengan baik.
2. Cerita Real-Time
Cerita yang disuguhkan datang dengan format Real-Time yang menegangkan. Mulai dari situasi di dalam pesawat yang penuh dengan drama dan teror, area udara negara-negara Eropa dan tentu saja London, yang menjadi asal dari Sam Nelson dan keluarganya.
3. Thriller yang Intens
Sepanjang 7 episode yang ditawarkan di season 1, cerita tv series ini selalu menghadirkan ketegangan yang dimulai dari setiap dinamika ceritanya.
Sinopsis “Hijack” Season 2
Ada pedih yang dirasakan oleh Sam Nelson, meskipun ia berhasil mengagalkan aksi teror di pesawat yang Kingdom Airways KA29 dari Dubai ke London yang ditumpanginya di season 1.
Kepedihan ini yang menuntunnya ke Jerman, dan kemudian berada di dalam sebuah kereta bawah tanah.
Apa yang sebenarnya dicari Sam Nelson di Jerman? Berikut ulasan “Hijack” season 2 yang menghadirkan 8 episode yang penuh ketengangan.
Review “Hijack” Season 2

Tragedi pembajakan pesawat di musim pertamanya dilanjutkan dengan mulus dan menjadi pembukaan di musim keduanya.
Jika sebelumnya di season 1, Sam Nelson berada dalam posisi, penumpang yang dibajak oleh para peneror, maka di season 2, Sam Nelson adalah pelaku pembajaknya.
Berlatar belakang kota Jerman yang tidak kalah gloomy menjadi saksi mata di mana penonton harus menemukan Sam Nelson yang lebih frustasi, tapi harus tetap memanfaatkan skill negoisasi yang jadi andalannya.
Struktur cerita yang dibuat di musim keduanya menjadi lebih sederhana tanpa harus meninggalkan intensitas yang tinggi dari musim pertamanya.
Musim kedua dari “Hijack” hadir dengan cerita yang tidak dipaksakan, tanpa harus melupakan benang merah dari musim pertamanya.
Di season 2, “Hijack” hadir dengan episodenya dimainkan dengan tegas, fokus kepada karakter Sam Nelson, dan dengan urutan yang meyakinkan meskipun dikelilingi oleh keterlibatan karakter penting lainnya.
Konflik utama dari musim keduanya pun tidak melenceng jauh dan tidak terlalu banyak twist. Hanya saja kali ini melibatkan banyak karakter.
Karakter yang dimunculkan tidak lagi hanya melibatkan Sam Nelson, tapi melibatkan intelijen Inggris, petugas kereta, masinis, mantan Istri Sam, hingga tentara bayaran.
Bagi yang menyukai thriller dengan cerita cepat, tentu saja ini tidak akan memuaskan mengingat pada akhirnya cerita di series “Hijack” season 2 berjalan menjadi lebih lembat di tengah konflik-konflik yang dimunculkan di dalam ceritanya.
Tak hanya itu, penempatan titik cerita pada beberapa karakter yang dibahas juga diceritakan secara dalam tanpa harus bertele-tele.
Tapi masih tertolong dengan karakter-karakter yang ada di sekitar Nelson. Karakter-karakter yang akan membuat penonton merasa gemas karena akan selalu bertanya, “kenapa mengambil cara ini,” “kenapa terlalu lama?”
Karakter-karakter Penghubung Plot Cerita

Karakter Sam Nelson sebagai Idris Elba memang sudah mutlak jadi sorotan. Tapi, “Hijack” season 2 penuh dengan banyak karakter bagus yang tampil di sepanjang episodenya.
Meskipun tidak langsung berdialog dengan Sam Nelson, namun karakter-karakter ini memegang kunci ceritanya. Mulai dari Clara Berger yang berperan sebagai salah satu petugas di pusat informasi stasiun kereta api.
Otto yang berperan sebagai masinis yang terhubung di sepanjang cerita dengan Sam Nelson.
Masih ada lagi aktor legendaris yang sering menjadi sidekick di beberapa film atau series yaitu, Toby Jones. Ia beperan sebagai Peter, bos intelijen Inggris dan berusaha memecahkan kasus pembajakan yang dituduhkan kepada Sam Nelson.
Masing-masing karakter ini mampu mencuri perhatian. Tanpa harus membuat penonton kemudian lupa dengan masalah apa yang harus dipecahkan oleh Sam Nelson.
Dari pengalaman saya sebagai content editor yang sudah mengulas beberapa tv series, saya belum pernah menemukan hal yang seperti ini di dalam sebuah episode yang panjang.
Setiap karakter di luar Sam Nelson mampu berperan dengan baik, sesuai dengan porsinya, bahkan ketika ia tidak terlibat dialog penting dengan Sam Nelson.
Baca juga: 11 TV Series Terbaru Apple TV + yang Akan Rilis di Tahun 2026
Baca juga: Film Terbaru Apple TV+ 2026: Banyak Film Komedi!
Perpaduan karakter dan cerita yang dibuat ini terasa pas dan mengubah perspektif penonton ketika menonton “Hijack” dari season 1 di “Hijack” season 2.
Epilog Untuk “Hijack” season 2
Untuk bagian ending memang masih menyisakan pertanyaan. Masih banyak misteri yang masih bisa dikembangkan.
Tapi dengan tertangkapnya pelaku teror utama yang terhubung antara pembajak pesawat dan pembajak kereta bawah tanah, akan terbesit bahwa “Hijack” memang akan berakhir di season 2.
Bagi saya, “Hijack” merupakan salah satu series terbaik yang pernah saya tonton. Khususnya series yang hadir dengan genre thriller.
Selain itu, ide jenius menempatkan karakter seorang negosiator sebagai pemeran utama adalah sebuah hal yang baru bagi saya.
Ini yang kemudian menjadi poin penting buat saya ketika menyaksikan season 1. Ketika saya mengira bahwa series ini selesai di musim pertama, dan kemudian muncul dengan ide yang lebih liar lagi di season 2 adalah penanda, bahwa pengembangan cerita memang dilakukan dengan baik, tanpa harus memutus benang merah cerita dari musim pertamanya.
Apa pun itu, kisah Sam memang adalah satu cara baru mengenalkan seorang karakter yang terlibat dalam sebuah cerita yang intens meskipun memiliki alur yang lambat.
“Hijack” season 1 dan season 2 yang hadir dengan masing-masing 7 dan 8 episode bisa ditonton langsung di Apple TV.







