Ulasan Series “Scarpetta:” Premis Cerita Kriminal yang Menarik Tapi Kehilangan Fokus

Keakraban Nicole Kidman dengan cerita-cerita yang lebih tajam kian terasa di dalam peran-peran yang ia mainkan. Paling baru, saya baru saja menyelesaikan satu series berjudul “Scarpetta” yang tayang di Prime Video.

Premisnya terbilang menarik. Menempatkan sebuah subjek baru yaitu criminal forensik yang berusaha menyelidikan berbagai macam kasus kejahatan.

Selain Nicole Kidman, series “Scarpetta” yang terdiri dari 8 episode ini juga menghadirkan Jamie Lee Curtis sebagai salah satu aktris utamanya.

Sebelum membahas review tv series Scarpetta yang tayang di Prime Video, cek dulu beberapa hal berikut ini.

Sinopsis Series “Scarpetta”

Kay Scarpetta (Nicole Kidman) adalah seorang ahli forensik yang sudah lama dan mengepalai sebuah divisi pemeriksaan medis di Virginia.

Semuanya dimulai dari banyaknya kematian-kematian misterius yang diduga sebagai bagian dari pembunuhan berantai.

Tapi, ia mendapati banyak tantangan selama menyelidikan pemeriksaan forensik ini. Mulai dari suaminya sendiri yang merupakan bagian dari FBI hingga sang kakak yang dianggap kontroversial.

Bisakah Kay menyelesaikan kasus-kasus pembunuhan ini?

Review Series “Scarpetta”

“Scarpetta” datang dari sebuah buku. Buku ini sudah hadir dalam beberapa seri dan saya pun tidak tahu persis dari buku lanjutan berapa atau versi ke berapa yang kemudian diadaptasi untuk series.

Jujur saja, saya tidak mengikuti bukunya sama sekali, tapi apa yang disampaikan secara visual ini kabarnya bukanlah dari buku pertamanya. Terlepas dari bukunya, maka review ini memang ditujukan untuk series saja.

Sejak episode pertama, penonton sudah dikenalkan dengan misteri kematian seseorang. Secara beruntun, berbagai macam kematian aneh muncul dan penonton di bawa ke dalam sekelumit cerita yang bersinggungan dengan pihak-pihak atau karakter-karakter lain.

Hal yang sebenarnya cukup memusingkan mengingat pada akhirnya hampir di setiap episode cerita seperti terus bergeser dan terlihat tidak fokus.

Apalagi, sejak awal episode pun cerita dibuat dengan alur maju-mundur yang mengisahkan bagaimana Kay di masa mudanya. Ia sedari muda sudah dihadapkan pada hal-hal yang terkait dan tentu saja keterlibatan sang kakak Dorothy Farinelli yang diperankan oleh Jamie Lee Curtis.

Tapi, pada akhirnya, cerita menjadi tidak fokus. Ketika saya menonton dan mencoba menyelesaikan 8 episode series ini, pada akhirnya membuat premis tentang criminal forensik menjadi tidak jelas.

Penonton seperti disodorkan sebuah tontonan yang tidak selesai dan kemudian menjadi hilang begitu saja.

Bahkan, di antara episode pun terasa menjadi tidak pernah selesai. Jika sudah begini, konflik utama yang biasanya ditemani dengan konflik-konflik pendukung menjadi tidak tertata dengan baik.

Bagi yang sudah membaca bukunya mungkin saja mengerti konteks dari secara keseluruhan cerita dari series “Scarpetta.”

Bagi penonton baru, terasa seperti diminta untuk membuat Analisa dan mencoba menghubungkan masa lalu dan masa kini sehingga kemudian pada akhirnya dianggap mengerti tentang bagaimana sebuah misteri kematian yang disebabkan pembunuh berantai bisa diselesaikan dengan cara yang dilakukan Kay.

Peran Jamie Lee Curtis yang Atraktif

review-series-scarpetta

Nicole Kidman memang pemeran utama dengan menjadi Kay Scarpetta di series ini. Tapi, mata saya lebih tertuju pada peran yang dimainkan oleh Jamie Lee Curtis sebagai Dorothy, kakak Kay.

Peran kontroversialnya dirasa sudah menjelaskan bagaimana posisinya dalam sepanjang alur cerita. Bahkan masa muda Dorothy juga dibahas bersamaan dengan masa muda Kay.

Konsistensi atraktif dan kontroversial peran Dorothy sebenarnya cukup menghibur dibalik kebingungan yang muncul di karakter-karakter lainnya.

Sayang, sekali lagi, dengan tidak adanya latar belakang cerita yang kuat, plus series ini dibuat dan menganggp penonton sudah membaca buku-bukunya, maka peran Dorothy masih terasa canggung.

Poin plusnya, setiap Dorothy tampil saya merasa cerita menjadi tidak membosankan meskipun tetap kehilangan fokus dari premis awal ceritanya.

Siapa Pemeran Utama di Series Ini?

Meskipun Nicole Kidman di dapuk jadi karakter kunci, faktanya serial ini menurut saya gagal memberikan gambaran secara utuh, bagaimana Kay menyelesaikan pekerjaannya sebagai seorang ahli forensik dan menyelidiki berbagai macam kematian misterius.

Bagi saya, Jamie Lee Curtis jelas mencuri perhatian. Sementara itu, masih ada Bobby Cannavale yang sedianya hanyalah sidekick sebagai partner Kay dalam melakukan investigasi justru terlihat lebih punya peran yang besar.

Belum lagi Simon Baker yang berperan sebagai anggota FBI dan menjadi suami dari Kay. Karakter unik dan misteriusnya terkadang membuat fokus menjadi terpecah dan justru tidak lagi melibatkan Kay sebagai pemeran utamanya. Siapa sebenarnya pemeran utama yang memegang peran penting di series “Scarpetta?”

Penutup Untuk Series “Scarpetta”

Secara keseluruhan premis series ini sebenarnya terbilang menjanjikan. Hal ini setidaknya tercermin di episode satu dan dua. Tapi setelahnya hanya menyajikan episode tanpa arah yang membuat ceritanya menjadi kedodoran dan bahkan membuat binggung penonton, apakah hanya selesai di musim pertama atau lanjut di musim keduanya.

Tak hanya premis, tapi konflik yang disajikan juga tidak terstruktur. Baik itu konflik antar karakter dan konflik dari ceritanya itu sendiri.

Maksud hati ini menampilkan investigasi kejahatan, tapi plot yang dibangun berantakan dan seperti tumpang-tindih. Jika ingin fokus pada karakter, Kay yang diperankan Nicole Kidman pun tak terlalu menonjol dibandingkan Jamie Lee Curtis sebagai Dorothy.

Baca juga: Ulasan Series Steal: Sistem Keuangan Bobrok Berujung Kejahatan

Baca juga: Ulasan TV Series His & Hers: Masa Lalu Kelam Berujung Kematian

Review dari series “Scarpetta” season 1 dari memang meninggalkan banyak lubang. Ending dari series ini pun masih terasa menggantung dan tetap memaksa penonton lah yang seharusnya menjadi penyidik kematian misterius di series ini.

Tapi, bagi yang ingin mencoba menonton, tidak salah rasanya menyaksikan semua episode “Scarpetta” musim pertamanya hanya di Prime Video.

Leave a Comment