Ulasan Serial “Beef” Season 2: Lebih Kalem dengan Komedi yang Cerdik

Serial TV Serial “Beef” Season 2 baru saja taya di Netflix beberapa hari yang lalu. Dan tentu saja saya mencoba pelan-pelan untuk menonton 8 episodenya. Apa yang berbeda jika dibandingkan dengan “Beef” Season 2.

Berikut review serial Beef Season 2 yang akan coba saya baikan di tulisan kali ini.

Sinopsis Serial “Beef” Season 2

Hanya karena sebuah video yang direkam dari HP Ashley (Cailee Spaeny) dan pacarnya Austin (Charles Melton) semakin “dekat” dengan bos Josh (Oscar Isaac) dan juga istrinya Lindsay (Carey Mulligan)

Bukan hanya itu, keempat orang ini pun sampai terlibat dengan pengusaha dan “orang besar” dari Korea Selatan. Berbagai konflik, intrik dan berbagai cara konyol tersaji.

Siapa yang akan diuntungkan dari semua masalah ini?

Review Serial “Beef” Season 2

Lee Sung Jin sebagai creator dari series ini tahu betul apa yang ingin ditampilkan dan apa yang ingin dibedakan dari season 1. Tidak hanya tentang pemerannya yang sudah berganti secara menyeluruh.

Mulai dari episode 1 hingga episode 8, semua cerita ditata dengan baik, alur yang jelas, latar belakang yang kuat, konflik yang jelas dan tanpa plot yang tumpang tindih, meskipun digarap oleh sutradara yang berbeda-beda.

Dari sini, Lee Sung Jin jelas mampu menterjemah idenya dengan baik kepada siapa saja yang mengendalikan setiap episodenya.

Beberapa perubahan yang dibuat Lee sebagai creator juga tidak mengubah cerita dasar dari “Beef” yang sebenarnya adalah komedi.

Kekuatan “Dark Comedy” yang dihadirkan tetap terjaga stabilitasnya di sepanjang episode yang menjadi kekuatan utama dari ceritanya sendiri.

Pintarnya lagi, naskah yang diberikan kepada setiap karakternya terasa pas, dan membuat konflik yang terjadi semakin kompleks dan tetap menghadirkan chaos yang tidak terhindarkan.

Perbedaan mendasar yang terlihat jika dibandingkan dengan season 1 adalah bagian-bagian brutalnya. “Beef” Season 2 terlihat lebih tenang, tanpa ada hal-hal yang berbau kekerasan dan brutal.

Tapi, tetap saja, intensitasnya lebih dititik beratkan pada bagian dramanya. Pembawaan karakter yang lebih “tenang” dengan kecerdikan dan kelicikan karakter-karakter utama dan ikut membuat intensitas cerita menjadi tegang.

Bukan hanya antara empat karakter utama, tapi ketika terlibat dalam konflik yang terjadi dengan orang kuat dari Korea Selatan.

Satu hal yang masih terasa canggung adalah ketika Lee Sung Jin sebenarnya melakukan pengulangan plot dari season 1 yang bertumpu pada satu masalah paling sederhana dan kemudian bisa berbuntut panjang.

Ashley Miller Sub-Plot Si “Sumber Masalah”

Cailee-Spaeny-beef-season-2

Jika “Beef” Season 1 fokus pada dua karakter Danny dan Amy yang saling bergantian membuat masalah, maka di Season 2, hampir empat karakter utamanya selalu membuat ulah yang berujung masalah.

Tapi dari apa yang saya saksikan, Ashley Miler adalah pembuat masalah terbesar yang memicu munculnya sub-plot yang membuat suasana series ini menjadi chaos.

Karakter Ashley diperankan dengan baik oleh Cailee Spaeny. Sebagai wanita Gen Z ia selalu punya cara pikir yang berbeda dengan karakter-karakter lain, terutama Josh dan Lindsay yang terbilang sebagai generasi X.

Tapi di sinilah keseruannya. Penampilan Cailee Spaeny yang prima membuat konflik tetap berjalan dalam alur yang tepat. Meskipun ketika Ashley muncul akan selalu ada masalah baru, dan semua masalah tersebut saling berkaitan dengan karakter lainnya.

Meskipun Cailee Spaeny tampil memikat, tapi pemeran lain dari serial ini juga tak kalah menarik. Austin, kekasih Ashley yang diperankan oleh Charles Melton tampil baik, sebagai pria Gen Z yang sering bimbang.

Oscar Issac dengan segudang pengalamannya memberikan pengalaman baru bagaimana ketika melihat bapak-bapak yang bergaya koboi dan santai dalam kesehariannya tanpa peduli risikonya.

Hal yang sama juga dimainkan oleh aktris senior lainnya Carey Mulligan. Seorang wanita dewasa yang matang dan mengalami berbagai macam kekhawatiran yang mungkin sering terjadi pada wanita seusianya.

Plot yang Lebih Kreatif dan Komedi yang Gelap

Meskipun Cailee Spaeny adalah sub plot yang kerap memicu munculnya masalah, berbagai sub-plot lain justru dimainkan dengan baik oleh aktor-aktor lain.

Tidak ada yang kurang, tidak ada yang lebih. Mulai dari Oscar Issac, Carey Mulligan, Charles Melton, bahkan hingga Youn Yuh-jung sebagai Chairwoman Park menghidupkan cerita dengan penuh ketegangan.

Seperti yang sudah saya sebutkan sebelumnya, ketegangan yang dibangun pun dengan kata-kata kasar atau adegan brutal seperti di musim pertamanya.

Tapi, ketegangan yang dibangun adalah tentang siapa yang paling cerdik dan licik. Keempat karakter utama jelas punya kepentingan masing-masing. Kepentingan ini yang kemudian saling bertabrakan sehingga memicu strategi-strategi yang tidak terbayangkan dan dibangun dengan cerdik.

Bagian komedinya juga disajikan dengan cerdik oleh masing-masing karakternya. Setiap siapa pun pemeran yang ada di serial ini dengan baik menterjemahkan komedi yang gelap tersebut melalui gestur-gestur tubuhnya.

Siapa pemenangnya? Bagi saya, setelah menyelesaikan 8 episodenya, “Beef” Season 2 tidak punya pemenang. Semua karakter mendapatkan kesempatan dari apa yang mereka tuai sendiri sejak awal.

Sebagai gambaran dari bagian endingnya, series ini tetap memberikan satu sudut pandang yang jelas. Apa yang kita mulai, pasti akan memiliki konsekuensinya sendiri.

Penampilan Spesial Song Kang-ho

Song-Kang-ho-beef-season-2

Nama Song Kang-ho sudah dikenal luar biasa hebat berkat perannya di film “Sumber Memories of Murder” atau “Parasite.” Tapi, saya tidak menyangka ia tampil di “Beef” Season 2.

Secara menit, penampilannya memang tidak banyak. Tapi peran yang ia mainkan dan terlibat dalam suasana chaos yang disajikan menjadikannya sebagai salah satu aktor yang luar biasa.

Meskipun hanya menjadi pemeran pembantu, tapi apa yang ingin diperlihatkan sudah membuat penonton merasa ketar-ketir dengan kekacauan yang akan terjadi di serial musim keduanya.

Baca juga: Ulasan “The Night Agent” Season 3: Thriller Politik yang Melibatkan Pencucian Uang

Baca juga: Ulasan “One Piece” Season 2: Lebih Seru dengan Pengenalan Karakter Baru

Terlepas dari beberapa kekurangan, yang lebih pada konflik awal yang seperti pengulangan, “Beef” Season 2 adalah salah satu serial tv favorit saya di tahun 2026 ini.

Sekali lagi, “Beef” Season 2 saat ini sedang tayang di Netflix.

Leave a Comment