Sambil menunggu jadwal pertandingan sepak bola di Piala Dunia saya membuka layanan streaming Netflix dan menemukan satu mini-series terbaru yang berjudul “I Will Find You.”
Dengan genre mister-thriller, pastinya serial ini ditujukan pada penggemar yang memang ingin menantikan ketegangan dari misteri yang muncul di setiap episodenya. Sebelum membahas review tv series “I Will Find You” secara lengkap berikut sinopsisnya.
Sinopsis “I Will Find You”
David Burroughs (Sam Worthington) sudah pasrah dikenai hukuman penjara setelah menjadi tersangka dan terdakwa kasus pembunuhan anaknya sendiri.
Tapi, sebuah kunjungan singkat dari Rachel Mills (Britt Lower) membuat David gundah. Ia tidak percaya tentang sebuah bukti dari foto yang Kembali mengingatkannya ke masa lalu.
Kembali menegaskan bahwa ia bukanlah pembunuh anaknya. Bagaimana cara David mengatasi masalah ini?
Benarkan sebuah foto yang ditunjukkan Rachel adalah putra kandungnya?
Review “I Will Find You”
Cerita dari series ini diadaptasi melalui novel karya penulis Harlan Coben. Mendengar nama Harlan Corben tentunya sudah banyak cerita-cerita dari bukunya yang diadaptasi menjadi serial tv atau bahkan film. Lalu, seperti apa review dari serial TV yang digarap Robert Hull sebagai kreatornya?
Episode pertama dibuka dengan tegas. Langsung to the point. Menjelaskan kenapa David kemudian berada di penjara. Pertemuan-pertemuannya dengan sipir dan kepala penjara juga sudah menjelaskan kenapa ia berada di dalam situasi seperti ini.
Sebuah premis klise langsung dihadapkan kepada penonton. Pencarian seorang Ayah yang sedang berada di dalam penjara, untuk menemukan puteranya yang selama ini dianggap sudah meninggal.
Hingga episode kedua, masih jalan cerita masih terasa nyaman untuk diikuti. Kemunculan beberapa karakter sudah menjelaskan bagian dari porsi masing-masing dan apa yang akan menjadi tugas mereka dalam cerita tersebut. Mulai dari keluarga David, keluarga mantan istrinya dan masih banyak lain-lainnya.
Namun, memasuki pertengahan hingga akhir episode “I Will Find You” seperti kedodoran. Terlalu banyak karakter yang muncul, dan harus dikenalkan.
Pace yang dihadirkan di setiap episodenya juga terbilang sangat cepat. Berpindah dari satu objek ke objek yang lainnya. Pada bagian ini saya merasa masih terbilang wajar, mengingat tidak akan mungkin semua cerita di dalam novel kemudian dijadikan sebagai satu bagian dalam sebuah mini-series dengan 8 episode.
Tapi, apa yang mengejutkan adalah bagaimana cerita selanjutnya seperti dibuat saling bertabrakan. Misteri dan thriller yang begitu kuat di awal-awal atau setidaknya hingga 3 episode berubah menjadi sebuah drama yang semacam bertele-tele untuk diceritakan.
Pada akhirnya, “I Will Find You” sejak itu, mulai kehilangan keseimbangan. Tak jelas mengarah ke mana, meskipun konfliknya tetap satu. Menemukan anak David yang dikira sudah meninggal tapi ternyata masih hidup.
Untuk Penggemar Misteri-Thriller dengan Banyak Sub Plot

Toh, buat saya ini tetap saya tonton hingga akhir. Saya tidak berhenti di tengah-tengah ketika cerita kemudian berubah menjadi drama yang saya rasa bertele-tele.
Saya menikmatinya sebagai sebuah hiburan di kala saya lagi malas untuk ke mana-mana dan menghabiskan akhir pekan di rumah saja.
Satu hal yang menarik, di tengah kehilangan keseimbangannya, setiap episode dari “I Will Find You” sebenarnya punya sub-plot yang terbilang meyakinkan.
Meyakinkan ketika ceritanya memang benar-benar misteri. Misalkan saja David berusaha menebak-nebak dengan instingnya bahwa anaknya di culik oleh salah satu karakter, tapi ternyata ini adalah kebalikannya.
Sub-plot di dalam plot dan ditambah dengan twist-twist kecil yang sebenarnya biasa saja, tapi memang membuat penonton penasaran. Khususnya bagi penonton yang memang menyukai potongan-potongan misteri yang dibiarkan mengambang, tapi sambil terus menonton untuk menebak ceritanya.
Hal ini juga terjadi pada saya. Pada mulanya saya memprediksi siapa yang sebenarnya menjadi penculik sang anak. Tapi, barulah menjelang akhir saya menemukan dan bisa dibilang cukup terkejut dengan satu twist yang dibagikan menjelang episode akhir.
Sebuah kenyataan yang pada akhirnya bahwa “I Will Find You” sebenarnya tidaklah terlalu buruk atau terlalu drama. Karena mini-series ini sebenarnya memang dikhususkan untuk penonton yang memang ingin bermain-main dengan misteri.
Meskipun begitu, tetap saja plot twist ini di beberapa bagian saya rasa tidak perlu dibesar-besarkan. Seperti yang sudah saya sebutkan sebelumnya, misteri-thriller menjadi tanpa sentuhan.
Pada akhirnya, ini hanyalah drama-misteri yang disisipi oleh thriller yang tidak menegangkan sama sekali.
Baca juga: Ulasan “The Night Agent” Season 3: Thriller Politik yang Melibatkan Pencucian Uang
Baca juga: Ulasan TV Series His & Hers: Masa Lalu Kelam Berujung Kematian
Perubahan Alur yang Belum Dimaksimalkan dengan Karakternya
Beberapa perubahan alur cerita yang diisi oleh sub-plot pun terasa hambar, karena karakter-karakter yang bermain seperti tampil apa adanya.
Tidak terasa penjiwaan yang memang benar-benar kuat. Mungkin kita sudah mengenal nama Sam Worthington, Jonathan Tucker atau Aaron Ashmore di beberapa series atau mungkin film. Tapi, aktor-aktor ini tidak mampu mengangkan ceritanya lebih dalam lagi.
Ketegangan yang ditampilkan pun tidak terasa. Sentuhan crime-thriller menjadi sangat hambar untuk disajikan sebagai sebuah cerita dengan 8 episode.
Bahkan, secara keseluruhan, 8 episode ini tidak ubahnya karakter-karakter yang bermain pas-pasan saja dengan ceritanya. Mungkin saja sangat sulit untuk mengurai kedalaman sebuah karakter melalui novel dari penulis Harlan Corben.
Ditambah lagi, beberapa adegan dan dialognya terasa hambar. Seperti tidak ada chemistry yang kuat di antara karakternya. Baik untuk sesama antagonis atau antagonis dan protagonis.
Tapi, jika dimainkan dengan tepat dan naskah yang matang, rasanya tak sulit untuk kemudian melepas beberapa sub-plot, alih-alh lebih dalam mengangkat sisi karakter-karakter penting dari serial TV ini.
Pada akhirnya, cerita yang datar dan karakter seadanya tetap bisa dinikmati sebagai sebuah hiburan saja.
Sebagai penutup, review tv series “I Will Find You” setiap ceritanya masih sangat layak untuk diikuti, khususnya penggemar misteri yang memang ingin melihat permainan di dalam setiap scene bergerak cepat.
Sambil menghabiskan akhir pekan, setiap warga bisa menonton series ini, karena sudah tayang di Netflix sejak 18 Juni 2026.
Penulis adalah mantan content editor yang sudah mengulas lebih dari 100 film dan tv series, jurnalis teknologi yang sudah mengulas lebih dari 500 gadget dan juga pegiat serta praktisi di bidang digital marketing serta SEO. Untuk lebih detil, bisa cek di tautan penulis ulasanwarga.com
