Bagaimana cara menaikkan ranking di google search dengan menggunakan website, khususnya di saat maraknya tren pencarian berbasis AI?
Bagaimana konten yang bagus untuk menentukan sistem rangking atau peringkat di halaman pencarian Google di masa sekarang?
Apakah akan terpengaruh karena munculnya jawaban AI di halaman pencarian Google?
Pertanyaan ini tentu akan menjadi bagian dari strategi sebagian praktisi di bidang SEO atau digital marketing di tahun depan.
Warga sini mencoba menelusurinya sepanjang tahun 2025 ini, bagaimana pencarian Google bersaing dengan pencarian berbasis jawaban AI.
Apalagi, sudah ada berbagai temuan, sepanjang tahun 2025, hasil pencarian AI meningkat.
Hasilnya, memengaruhi hasil jumlah klik yang lebih sedikit ketimbang tampilan tayangan di google search yang bisa sangat tinggi.
Danny Sullivan, Google’s Public Liaison for Search dari Google membahas SEO dan AI.
Dari internal Google mereka menyebutkan pencarian dari halaman Google atau pencarian AI dioptimalkan untuk pencarian yang dibutuhkan oleh manusia.
Pencarian Berbasis AI Tanpa Effort Besar
Hal pertama yang dikatakan oleh Danny Sullivan adalah, para digital advertiser disarankan tidak perlu melakukan effort yang besar.
Setidaknya ini muncul dari pertanyaan yang dilontarkan John Mueller kepada Danny Sullivan, yang merupakan pakar di pencarian organic dengan memanfaatkan mesin pencari Google.
John Mueller sempat menanyakan apakan AI akan menjadi tren dalam pencarian Google yang dinamis?
Secara singkat, warga sini coba merangkum apa yang disampaikan oleh Danny Sullivan, Google’s Public Liaison for Search.
Danny mengatakan terus belajar dan mengelola adalah hal yang penting.
Tentu saja, karena menurut warga SEO adalah ilmu yang dinamis.
Ia menyebutkan bahwa terus belajar dan mengamati perkembangannya, termasuk ketika pencarian berbasis AI sedang ramai didiskusikan.
Danny bahkan menambahkan, tidak perlu effort besar untuk mengikuti agar pencarian Google terekam dengan baik.
Khususnya bagi yang ingin memaksimalkan konten agar teroptimasi baik di halaman pencarian Google sekaligus AI.
Hal ini setidaknya sesuai dengan pengalaman warga sini.
Dalam pencarian AI, bahwa website perlu dioptimasi secara terus-menerus secara konsisten.
Sebuah website dan kaitannya dengan SEO sangat relevan sekaligus dinamis dan untuk mencapai tujuannya.
Diperlukan pemahaman bahwa SEO hingga GEO ini dilakukan dalam jangka waktu yang panjang.
Baca juga: Cara Optimasi Pencarian AI dengan Memaksimalkan Website dan SEO
Baca juga: Google Sangkal Kehadiran Iklan di AI Gemini
Sistem Konten Google Dirancang Untuk Manusia
Danny Sullivan juga mengatakan tentang apa yang menjadi fokus sistem Google dalam menentukan peringkat.
Yaitu konten yang memberikan dan memuaskan pengguna manusia.
Robbie Stein, VP Produk untuk Google Search, baru-baru ini membahas “sinyal” yang digunakan Google untuk mengidentifikasi konten yang bermanfaat.
Termasuk bagaimana memahami umpan balik dari manusia yang mengakses, mencari hingga menemukan suatu konten.
Hal ini akan membantu sistem peringkat Google memahami seperti apa konten yang bermanfaat.
Danny memang tidak menjelaskan secara detil spesifik tentang “sinyal” yang dibahas Robbie Stein.
Namun, Danny mengonfirmasi poin utama yang disampaikan Robbie Stein memang bagaimana sistem Google disesuaikan untuk mengidentifikasi konten yang memuaskan manusia.
Saatnya Optimalkan Konten untuk Kebutuhan Manusia
Sistem Google memiliki kemampuan untuk memahami query dan konten, serta mencocokkan keduanya.
Ditambahkan dengan data perilaku pengguna, yang telah menjadi bagian dari algoritma Google sejak tahun 2004.
Hal ini berperan membuat Google memahami jenis konten apa yang memuaskan pengguna dan yang akan membacanya.
Jika ditanya bagaimana cara menaikkan ranking di google search di tengah tren AI, jawabannya bisa saja bersifat dinamis.
Namun, tetap fokus pada optimasi situs web secara berkala.
Lalu, siapkan konten yang terintegrasi dengan website adalah hal yang bisa dilakukan.
Sesuai dengan diskusi Danny, dan Robert tadi, pastikan konten tersebut memang dibuat dan dipahami oleh manusia.
Sebagai catatan dari ulasanwarga.com, rangking bisa berganti-ganti setiap waktunya.
Apalagi, rangking bukan lagi satu-satunya faktor penting dalam SEO di masa kini, khususnya ketika tren AI overview semakin masih.
Oleh karena itu, menyiapkan daftar dan membuat perencanaan konten yang dibutuhkan oleh pengguna internet adalah hal yang tidak boleh dilupakan.
Terutama ketika para yang berperan sebagai praktisi dan ingin mengoptimalkan dan mencapai tujuan rangking di Google search.
Meskipun beberapa prediksi menyebutkan trafik pencarian website akan terus menurun dalam beberapa tahun ke depan, tentunya hal ini membuat SEO tetap akan tetap dibutuhkan.
Namun, tujuannya bukan lagi hanya tentang trafik.
Rangking pun bukan lagi hal yang paling utama.
Namun, lebih kepada bagaimana SEO berfungsi direct dan memiliki impact langsung untuk bisnis.
Mengingat berbagai channel digital seperti SEO adalah cara pemasaran untuk jangka panjang, maka hal ini tentunya dibutukan konsistensi, kesabaran dan terus belajar bagaimana pencarian organik berhubungan langsung dengan bisnis.







