Home » Teknologi » Gadget » Tips Bagi Pemula yang Ingin Tahu Cara Merawat Kamera Mirrorless Agar Tahan Lama

Tips Bagi Pemula yang Ingin Tahu Cara Merawat Kamera Mirrorless Agar Tahan Lama

cara-merawat-kamera-mirrorless

Kehadiran kamera mirrorless memang tidak terbatas bagi siapa pun. Mulai dari fotografer, content creator, hingga pemula yang ingin belajar menggunakan kamera ini.

Mengingat kamera adalah perangkat elektronik, tentu penting untuk mengetahui bagaimana cara merawat kamera mirrorless dengan tepat agar performanya tetap optimal dalam jangka panjang.

Bagi para profesional tentunya pasti sudah hafal, langkah-langkah apa saja yang bisa dilakukan untuk merawat kamera mirrorless.

Tapi bagaimana dengan pemula yang baru saja memiliki kamera mirrorless? Langkah apa saja yang sebaiknya dilakukan?

Dari pengalaman saya yang pertama kali memiliki kamera mirroless sekitar 8 tahun yang lalu, dan sudah berkonsultasi dengan beberapa praktisi di jasa perawatan kamera, beberapa langkah berikut ini wajib dicoba oleh pemula.

1. Perbarui Firmware Kamera

Hampir di semua perangkat elektronik masa modern, pastinya akan selalu ada update firmware. Update ini merupakan bagian penting karena firmware adalah perangkat lunak internal yang mengatur berbagai fungsi kamera.

Pada waktu tertentu, produsen kamera biasanya akan merilis pembaruan firmware untuk meningkatkan performa, memperbaiki bug, atau bahkan mengoptimalkan fitur yang sudah ada di kamera.

Bagi pemula, cara ini dapat membantu menjaga kamera tetap berfungsi dengan baik dan optimal sehingga bisa digunakan untuk berbagai keperluan.

2. Tahap Awal Bersihkan Kamera Secara Rutin

Meskipun bukan keahlian, atau mungkin masih ragu jangan takut untuk membersihkan kamera secara rutin.

Salah satunya adalah membersihkan debu yang berpotensi menempel di bagian sensor, lensa dan body.

Jika dibiarkan terlalu lama dapat membuat fungsi tombol, shutter, hingga grip lensa dan membuat kualitas foto ikut terpengaruh.

Oleh karena itu, selain membeli kamera, gunakan blower untuk membersihkan debu, lens brush, microfiber cloth dan lens cleaning untuk membersihkan kamera.

Jangan pernah menggunakan tisu biasa, tisu basah, atau kain kasar yang mampu membuat permukaan lensa yang sensitif.

3. Hindari Mengganti Lensa di Tempat Berdebu

Ini yang sering jadi kebiasaan yang salah. Dulu, saat ganti lensa saya sering sembarangan. Kadang, di tempat terbuka bahkan kadang di bawah sinar matahari sering ganti lensa secara sembarangan.

Cara ini jelas salah! Saya diingatkan oleh salah satu senior di jasa perbaikan kamera di Pasar Baru, Jakarta Pusat, kalau ingin mengganti lensa harus jauh di tempat yang aman tidak terpapar dengan debu.

Singkatnya saya akan coba berikan panduan untuk ganti lensa yang aman berikut ini:

  • Jangan ganti lensa di tempat yang cendering berdebu atau berangin
  • Posisikan mounting kamera ke bawah saat mengganti lensa
  • Pergantian lensa harus dilakukan secepat mungkin

4. Selalu Gunakan Tas Kamera yang Berkualitas

Tas untuk kamera bukan sekadar aksesoris. Tapi ini adalah perlindungan pertama ketika kamera dibawa saat bepergian.

Tas kamera yang bagus tidak hanya tentang harga. Tapi memiliki fitur seperti adanya bantalan yang bisa melindungi kamera dari benturan, tekanan, dan guncangan.

Selain itu, gunakan tas kamera yang memiliki fungsi lengkap seperti adanya kompartemen khusus untuk kamera, lensa, baterai, dan aksesoris.

Alangkah tepat juga ketika memilih tas kamera yang bahan yang tahan air atau minimal dilengkapi rain cover agar kamera tetap aman saat hujan.

5. Simpan Kamera di Tempat Tertutup dan Kering

tips-merawat-kamera-mirrorless-untuk-pemula

Selain debu, jamur adalah masalah yang bisa terjadi pada kamera. Oleh karena itu, faktor kelembapan suhu juga sangat berpengaruh.

Tempat penyimpanan yang berada di lingkungan lembap memicu munculnya jamur. Jamur ini tidak hanya muncul di bagian bodi tapi bisa ke bagian sensor dan lensa.

Jadi, simpan kamera di tempat yang kering dengan ruang udara yang baik. Di awal, saya mendapatkan banyak saran dari fotografer untuk menggunakan dry box atau dry cabinet untuk menjaga tingkat kelembapan tetap stabil.

6. Lepas Baterai Jika Kamera Tidak Digunakan Dalam Waktu yang Lama

Berbeda dengan HP, kamera mirrorless merek mana pun memiliki baterai yang bisa dilepas.

Jika kamera tidak digunakan dalam waktu yang lama, disarankan untuk melepas baterai. Cara ini agar baterai tidak bocor yang bisa memicu kerusakan komponen lainnya. Hal ini penting mengingat kamera penuh dengan komponen kelistrikan.

7. Gunakan Lens Cap dan Body Cap

Selama kamera tidak digunakan dalam waktu yang lama, gunakan juga lens cap untuk melindungi lensa dan body cap untuk melindungi bodi kamera.

Cara ini untuk melindungi permuakaan lensa dari goresan, sidik jari hingga jamur. Sementara itu, body cap untuk menutup mount kamera yang mencegah masuknya debu ke bagian sensor.

8. Faktor Suhu Saat Memotret

Di awal belajar fotograri saya kerap sembarangan ketika memotret, termasuk tidak peduli dengan suhu lingkungan tepat saya memotret.

Terutama saat cuaca cerah dan cahaya sedang bagus, biasanya saya langsung melakukan pengaturan sederhana jika menggunakan mode manual untuk memotret.

Cara ini ternyata harus diperbaiki. Beberapa diskusi saya dengan fotografer senior dan kemudian memberikan saran untuk memerhatikan suhu lingkungan tempat saya memotret.

Baik itu saat suhu sedang dingin atau panas, disarankan untuk memberikan jeda waktu agar kamera bisa beradaptasi dengan suhu lingkungan sekitar ketimbang dipaksa memotret secara terus menerus tanpa jeda.

Baca juga: Ulasan Sony a6000 di 2026: Kamera Jadul Hasil Foto Tetap Bagus

Baca juga: Ulasan Lensa Minolta MD 50mm: Bokeh Bagus, Foto Tetap Tajam

9. Service Secara Berkala

Meksipun sudah melakukan perawatan tahap pertama dan bisa dilakukan sendiri, jangan lupa untuk merawat kamera secara berkala. 1-2 kali dalam setahun adalah hal yang rasional untuk mengecek dan memeriksakan kamera di jasa service.

Apalagi, jika sudah menemukan jamur di bagian lensa atau adanya debu di bagian sensor yang memengaruhi hasil foto. Cara ini tidak bisa dilakukan sendiri lagi, tapi dibutuhkan keterampilan dan skill khusus yang belum tentu dikuasai oleh seorang fotografer atau bahkan pemula

Dengan kombinasi perawatan yang baik dan dilakukan secara berkala, dari diri sendiri dan jasa profesional, kamera mirrorless tidak hanya dapat bertahan lebih lama tetapi juga mampu menghasilkan kualitas foto yang tetap terjaga kualitasnya.

Similar Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *