Ulasan Mini Series Below: Menyibak Misteri Bawah Laut yang Menegangkan

Minggu ini tampaknya akan menjadi banyak ulasan TV Series yang akan saya buat. Setelah menyelesaikan Lanterns dan Ted Lasso season 4, saya beralih ke tv series Below yang tayang di Netflix.

Sebelum masuk ke review serial TV Below, jujur saja saya tak punya banyak ekspektasi tinggi. Khususnya untuk semua 6 episodenya yang tayang langsung di Netflix.

Tapi, setelah menonton keseluruhan episode 1 hingga 6 dari serial Below, ternyata min series ini tidak terlalu buruk. Menghibur dan tentu saja menegangkan.

Jadi, bagi yang suka dengan series tentang misteri kehidupan di bawah laut dengan bumbu-bumbu fantasi, maka tulisan saya bisa jadi referensi.

Premis TV Series Below

Newfoundland di Kanada hanyalah kota kecil di mana Calvin Penney (Josh Hartnett) yang bekerja sebagai nelayan dengan trauma masa lalunya berusaha melindungi apa yang ada di sekitar dan termasuk keluarganya, terutama ketika misteri makhluk laut raksasa muncul di dan membangkitkan trauma masa lalu.

Review TV Series Below

Cerita dibuka dengan gambaran masa kecil Calvin yang kehilangan ayahnya. Intensitas tinggi dibangun sejak awal untuk memastikan penonton mengikuti ceritanya hingga akhir. Satu cara yang tepat, mengingat mini series Below mampu membangun ketegangan.

Konflik antara satu karakter dengan karakter lainnya yang menurut saya klise. Tapi, masih tetap enak ditonton dan nyambung dengan apa inti ceritanya. Yaitu perjalanan manusia dan makhluk misterius yang muncul di bawah laut.

Selain Calvin, Masih ada nama Dr.Fonda Howander, seorang peneliti yang tampak tak serius dan ngasal. Wade Penney, anak dari Calvin yang tak kunjung dipercayai oleh sang Ayah. Hingga Steve Brunner komandan dari kapal riset berteknologi tinggi yang mengincar sesuatu di Newfoundland.

Konflik ini terasa tajam sejak awal, terutama ketika misteri makhluk misterius tersebut mulai menampakkan dirinya dan mengancam masyarakat sekitar.

Memasuki pertengahan, intensitas dari cerita semakin tinggi. Ketika rombongan Calvin dan Steve bersama beberapa kru memburu makhluk tersebut dan di sisi lain, masyarakat sekitar mulai mengalami masalah gangguan kesehatan setelah makhluk misterius tersebut muncul dari bawah laut.

Banyak Lubang yang Tersisa Menjelang Akhir Episode

review-serial-tv-below

Ketika intensitas ketegangan memuncak di episode ke 4, dan bersambung ke episode 5, saya malah mendapatkan hal yang lain lagi.

Cerita kemudian bergeser ke masa lalu Calvin. Di mana ia menemukan banyak hal aneh di sebuah pulau yang sebenarnya sudah tidak boleh dihuni lagi.

Pergeseran ini yang kemudian menjadi terasa aneh. Ketika saya melihat satu sisi cerita sebelumnya yang penuh dengan misteri dan memancing rasa penasaran, kemudian bergeser ke hal yang sifatnya fantasi dan sentuhan mistis.

Pada akhirnya, kemudian membuat cerita diselesaikan secara cepat dan terkesan terburu-buru di episode terakhir. Meskipun masih memiliki benang merah, tapi bagian akhir ini yang saya lihat sendiri tidak terasa memuaskan.

Kritik Sosial dan Sikap Manusia yang Bisa Menciptakan Monster

Meskipun cerita yang klise dan terlalu datar sebenarnya berhasil ditutupi dengan konflik dan ketegangan yang intens. Tapi sebenarnya tv series Below punya banyak sisipan-sisipan realita yang masih sering ditampik dari dunia nyata itu sendiri.

Mulai dari keserakahan korporasi yang semakin merajalela. Hingga pada akhirnya menyadarkan saya tentang satu hal, bahwa manusia pun ternyata adalah monster yang sesungguhnya.

Sikap dan integritas yang terus dipertaruhkan setiap harinya adalah hal penting yang memang perlu dijaga, agar sifat putus asa tak terus terjangkit di dalam kepala dan malah menciptakan monster yang tidak terlihat dari dalam diri sendiri.

Visual Daerah Pesisir yang Lembab

Terlepas dari itu semua, mini-series Below sebenarnya juga banyak hal yang menarik. Visualnya dengan latar sebuah pesisir seperti membawa saya melihat film Netflix yang berjudul Apex.

Di awal-awal episode suasana lembab karena lingkungan air dan vegetasi yang basah berhasil ditangkap dengan baik. Tone warna yang membawa saya kembali ke masa lampu untuk melihat hasil-hasil foto yang menggunakan kamera analog.

Bahkan, ketika latar ceritanya disesuaikan dengan masa modern, hal ini tidak mengubah tone yang tampi di mini series Below terlihat seperti gambaran masa kini.

Kesan jadul diperkuat dengan tim produksi yang bisa merancang rumah, menyediakan mobil hingga kapal-kapal nelayan yang terlihat sudah lama tidak digunakan.

Daerah berbatu dengan lanskap alam Newfoundland yang ditampilkan sebagai latar juga sangat mendukung. Ditambah warna hijau lumut yang tua, cokelat tanah yang basah, serta pasir yang seakan menggabungkan lembab panas.

Di sinilah komposisi warna mulai dimainkan dengan gelap. Menambah kesan bahwa Newfoundland adallah tempat terpencil yang dikelilingi oleh pulau-pulau yang cantik, sekaligus mencekam dan jauh dari hingar-bingar kehidupan modern.

Selaras dengan itu, warna-warna make-up untuk para pemerannya pun dibuat dengan tampilan yang pucat sehingga memang menggambarkan misteri yang belum terungkap.

Akting Josh Hartnett yang Jempolan Series Ini

Film Josh Hartnett terakhir yang saya tonton adalah Trap. Beberapa film lainnya memang sengaja saya lewatkan, termasuk film terbarunya yang berjudul Verity pun juga saya lewatkan.

Buat saya, aktingnya biasa saja di beberapa film lainnya, tapi menurut saya di serial Below, Josh Hartnett tampil jempolan memerankan karakternya.

Mulai dari mengenal trauma masa lalunya, rasa takutnya yang begitu tinggi sehingga ingin selalu melindungi keluarganya mampu dimainkan dengan baik oleh sang aktor.

Belum lagi, ketika akting binggung dan penasaran yang bercampur aduk ketika ada misteri lain yang selama ini belum pernah terpikirkan oleh karakter Calvin yang diperankannya.

Semuanya dimainkan baik, dan sebagai pemeran utama, kegetiran Calvin yang diperankan Josh Hartnett patut diacungi jempol untuk series ini.

Baca juga: Ulasan TV Series His & Hers: Masa Lalu Kelam Berujung Kematian

Secara keseluruhan, serial TV Below bagi saya adalah hiburan yang tepat untuk ditonton sambil bersantai. Tanpa harus berpikir njelimet dengan ceritanya, atau kemudian terasa mengantuk karena pace yang lambat.

Bagi penggemar serial TV misteri dan fantasi tentang keunikan makhluk di dalam laut, Below adalah pilihan yang tepat.