Tidak harus selalu yang paling baru, iPhone bekas tetap jadi primadona dari tahun ke tahun.
Pengalaman ini saya dapatkan langsung ketika membeli iPhone 13 Pro. Jujur saja, iPhone yang saya beli adalah iPhone second, alias dari tangan pertama.
Berbekal pengalaman saya yang pernah menjadi jurnalis channel teknologi dan belajar menjadi teknisi hp, saya akan membagikan beberapa tips penting sebelum membeli iPhone second.
Sebelum memulai bagaimana tips beli iPhone bekas atau iPhone second baik eks iBox hingga Digimap di tahun 2026, cek dulu hal penting berikut ini.
- Apple memang merancang produknya untuk tahan lama dan menyediakan pembaruan perangkat lunak jangka panjang.
- iPhone yang sudah rilis 2 atau 3 tahun yang lalu tetap masih berfungsi dengan baik dan karena kemampuannya yang spesial, iPhone selalu siap digunakan untuk jangka panjang.
Meski begitu, siapa pun yang berencana berburu iPhone bekas tetap perlu berhati-hati sebelum membelinya.
Karena nilai iPhone yang tinggi, siapa pun yang ingin membeli iPhone second atau bekas harus memastikan semua fungsinya berjalan dengan baik.
Apalagi, hal yang sangat penting dilakukan jika ingin membeli iPhone second adalah wajib iPhone resmi yang memang masuk ke Indonesia.
Cara menilainya tentu saja adalah memperhatikan kode khusus iPhone seperti PA/A ID/A yang merupakan iPhone resmi yang dijual Apple melalui mitranya seperti iBox atau Digimap.
Namun, di luar standar tersebut, berdasarkan pengalaman saya sebagai mantan jurnalis untuk channgel teknologi, beberapa tips berikut ini wajib diperhatikan sebelum membeli iPhone bekas yang sudah diincar.
1. COD Cek Kondisi iPhone Bekas
Membeli iPhone bekas artinya, iPhone tersebut sudah digunakan sebelumnya.
Meskipun sekarang sudah tersedia layanan belanja online yang bisa dikirim oleh kurir, namun saya tetap sarankan untuk melakukan COD (cash on delivery) untuk beli iPhone bekas.
Tujuannya, dengan COD, calon pembeli bisa mengecek secara keseluruhan barang yang akan dibeli.
Visualisasi melalui foto yang bisa didapatkan di layanan online belum tentu menampakkan kualitas iPhone second yang sesungguhnya.
Setelah bertemu dengan penjual, langsung lakukan pengecekan dan menguji kualitas iPhone bekas yang akan dibeli.
2. Cek dan Uji Kualitas iPhone Bekas
Selanjutnya, lakukan pengujian fungsi dasar iPhone.
Setelah iPhone dibuka dan berada di layar utama, warga dapat menguji fungsi-fungsi penting berikut:
-Mulai dari sinyal
Pastikan iPhone bekas tersebut bisa menggunakan semua operator telekomunikasi Indonesia.
Jika memungkinkan, warga bisa mencoba semua sim card operator telekomunikasi Indonesia untuk melakukan pengetesan apakah sinyal berjalan dengan baik.
-Cek IMEI
Calon pembeli juga bisa melakukan pengecekan IMEI dengan mengetik *#06# melalui layanan telepon.
IMEI iPhone yang resmi masuk ke Indonesia selalu diawali dengan angka 35.
-Tes Fungsi Konektivitas dan Fisik
Selanjutnya cek koneksi Wi-Fi, semua tombol yang ada di body iPhone bekas, speaker hingga mikrofon.
Lanjutkan dengan menguji semua kualitas fitur kamera baik bagian depan dan belakang.
Selanjutnya, jangan lupa cek komparasi layar dan baterai dengan keterangan sistem dari Apple.
Saya pernah menemukan kemampuan baterai iPhone yang masih ori bawaan sangat berbeda dengan baterai yang sudah pernah diganti.
Umumnya, iPhone yang sudah melakukan pergantian baterai dan layar akan mendapatkan notifikasi khusus.
Hal ini tejadi karena sistem Apple menandai suku cadang yang digunakan sebagai pengganti bukan komponen original.
Oleh karena itu, pastikan untuk melakukan pemeriksaan secara mendalam dan mendetil untuk iPhone second yang diincar.
3. iCloud Sudah Log Out dan Bisa Reset
Ini yang selalu menjadi masalah ketika beli iPhone bekas.
Pembeli terkadang lupa untuk meminta kepada pemilik sebelumnya keluar dari iCloud dan melakukan reset pabrik.
Masalahnya, jika tidak keluar dari iCloud dan tidak bisa reset dari pemilik sebelumnya, calon pemilik baru tidak bisa mengakses iPhone bekas yang baru dibelinya.
Pastikan untuk selalu melakukan pengecekan terlebih dahulu secara detil.
Jika iCloud tidak bisa di log out dan di reset, sebaiknya hindari untuk membelinya.
Inilah pentingnya poin pertama tadi, Sangat disarankan untuk langsung COD, agar calon pembeli iPhone tidak tertipu saat membeli iPhone bekas.
4. Uji Kemampuan Mesin iPhone
Struktur komponen mesin iPhone memang rumit.
Ini saya ketahui setelah sempat belajar atau kursus servis hp.
Hal ini yang membuat saya berhati-hati ketika membeli iPhone 13 Pro second yang saya gunakan sekarang ini.
Namun, calon pembeli iPhone second tidak perlu sampai harus membuka mesin iPhone yang dibeli untuk mengetahui kondisi detilnya.
Namun, cara pengecekan kondisi mesin bisa dimulai dengan berselancar di iPhone bekas yang akan dibeli.
Coba gunakan dan mainkan iPhone selama kurang lebih 10-20 menit untuk merasakan apakah mesin di dalam iPhone tersebut terasa panas atau tidak.
Panas yang terlalu berlebihan bisa saja mengindikasikan iPhone dalam masalah yang perlu diselidiki.
Jika tidak dicek, ini bisa jadi masalah besar, karena bisa saja iPhone bekas tersebut mengalami kerusakan dan mati total.
Penyebabnya pun banyak, mulai dari komponen chip, ic, kapasitor dan masih banyak yang lainnya.
Bahkan, jika sudah terlalu panas, sebaiknya jangan lanjutkan untuk membeli iPhone bekas.
Namun, jika dalam keadaan normal, dan misalnya tidak terlalu panas, bukan tidak mungkin iPhone bekas tersebut laik untuk dibeli.
Baca juga: 4 Rekomendasi HP Kedua, Harga Mulai Dari 1 Jutaan
Baca juga: 4 Rekomendasi Merk HP Android Terbaik dengan Harga 2 Jutaan
5. Pastikan iPhone Sudah Sesuai dengan Budget dan Kebutuhan
Dari sekian banyak pilihan iPhone bekas, pastikan sesuai dengan budget dan kebutuhan calon pembeli.
Mengingat iPhone bekas memiliki riwayat panjang dan sangat layak untuk digunakan dalam jangka waktu panjang, tentunya memilh iPhone pun harus sesuai dengan kebutuhan.
Untuk tahun 2026, mulai dari seri iPhone 15 bisa jadi pilihan dan jika budgetnya sesuai.
Bagi yang ingin di bawahnya, bisa pilih mulai dari seri iPhone 13 yang tentu saja budgetnya lebih hemat dibandingkan dengan iPhone 15.
iPhone 11 dan iPhone 12 pun masih bisa jadi pilihan mengingat dua seri ini mendapatkan iOS 26 yang menghadirkan interface dan experience yang segar.
Jadi, kira-kira, iPhone second seri berapa yang rencananya akan dibeli di tahun 2026 nanti?







