Home » Hiburan » Film » Ulasan Film “Eternity”: Jawaban Tentang Siapa Pemilik Hati Ini

Ulasan Film “Eternity”: Jawaban Tentang Siapa Pemilik Hati Ini

ulasan-film-eternity

Akhir pekan kemarin saya menyempatkan menoton salah satul film bergenre komedi romantic berjudul “Eternity” yang tayang di Apple TV+.

Film ini memang jadi yang terbaru tayang di Apple TV+ meskipun sudah rilis di tahun 2025 yang lalu.

Sebelum memulai ulasan film “Eternity” saya akan sampaikan beberapa fakta menarik kenapa penggemar film komedi romantis wajib menonton “Eternity.”

Fakta Film “Eternity”

1. Kolaborasi A24 dengan Apple TV

“Eternity” merupakan film hasil kolaborasi A24 yang dikenal dengan film-filmnya yang unik dengan Apple TV.

Keunikan ini biasanya datang dari ide cerita yang menarik, dan pemilihan premis yang relate dengan kehidupan penonton.

2. Pernah Tayang di Bioskop Indonesia

Film “Eternity” sendiri ternyata pernah tayang di bioskop pada tahun 2025 yang lalu di bioskop CGV Cinemas dan Cinepolis.

Sayangnya, film bagus yang satu ini tidak terlalu lama berada di bioskop. Alhasil, saya pun tidak sempat menonton filmnya di bioskop.

3. Tuai Kritik Positif dari Rotten Tommatoes

Berdasarkan ulasan yang diberikan para kritikus film melalui Rotten Tommatoes, film ini mendapatkan skor 78% ketika tulisan ini dimuat.

Kurang lebihnya, saya setuju dengan kualitas film ini, karena ide naskah yang begitu kuat.

Bagi saya yang selalu pilih-pilih untuk menonton film dengan genre drama romantis, “Eternity” menjadi tontonan yang tidak boleh dilewatkan.

Sinopsis Film “Eternity”

Hidup tidak ada yang pernah tahu. Apalagi kehidupan setelah kematian. Hal ini terjadi pada Joan (Elizabeth Olsen) yang bertemu dengan pujaan hatinya setelah kematian.

Luke (Callum Turner) dan Larry (Miles Teller) tidak datang tiba-tiba di kehidupan Joan setelah kematian.

Ada rencana-rencana yang tak pernah terwujud, ada cinta yang datang hingga ajal memisahkan yang tiba untuk dimulai lagi.

Review Film “Eternity”

ulasan-film-eternity

Dari premis yang diceritakan, awalnya saya menduga film “Eternity” tak ubahnya seperti drama series Korea yang penuh dengan cerita fantasi, termasuk tentang kehidupan setelah kematian.

Namun, saya salah tentang semua itu, meskipun sangat menunggu akting dari Elizabeth Olsen.

“Eternity” saya duga datang dengan konsep fantasi yang mengharu-biru, tentang bagaimana memilih satu orang yang dicintai untuk menjadi teman hidup paling setia selamanya di akhirat.

Namun, romantisme yang mengharu-biru ini tidak terjadi.

Saya menemukan hal-hal lain yang unik dan mengejutkan.

Secara keseluruhan, sebenarnya cerita film ini relevan dengan kehidupan percintaan duniawi.

Apalagi dibungkus dengan komedi yang memang benar-benar lucu.

Sepanjang film, saya merasa dibawa dalam sebuah wahana dengan label akhirat, namun ternyata kehidupan di sana tidaklah semengerikan itu.

Masih ada hal-hal lain yang perlu dinikmati, dijalanin dan diterima dengan segala konsekuensinya.

“Eternity” menjadi sebuah film drama yang menyenangkan dan sangat menghibur sambal menikmati akhir pekan yang membuat saya bertanya-tanya.

“Apakah cinta memang memberikan kita pilihan yang objektif dan sebaik mungkin bagi diri sendiri?”

Naskah “Eternity” yang Unik

Hal yang selalu saya suka dari A24 sebagai studio yang sering memproduksi film, naskah-naskah yang disiapkan memang selalu menampilkan keunikan tersendiri.

Beberapa film dari A24 dengan premis menarik dan menjadi favorit saya diantaranya adalah “A Ghost Story,” “Bring Her Back,” “Civil War,” “Ex Machina,” “Hereditary,” “Midsommar,” “The Brutalist,” hingga “Uncut Games.”

Hal yang sama juga saya temukan di film “Eternity.”

Duet penulis Patrick Cunnane Bersama David Freyne yang juga sutradara di film ini memberikan gambaran cerita tentang akhirat dengan sentuhan komedi yang “blak-blakan” sehingga membuat pemerannya pun menyatu dalam naskah tersebut.

Dari sudut pandang saya sebagai mantan konten editor yang menulis bebeapa review film David Freyne menghadirkan ide yang brilian di bagian ini pada film “Eternity.”

Tak hanya itu, David Freyne menyajikan cerita dengan mengambil sudut pandang yang adil dengan tiga karakter utamanya.

Membuat manusia yang kini hidup di akhirat pun tak lepas dari dilema duniawi yang sering membuat manusia bimbang.

Dilema ini tentu saja adalah garis besar cerita film “Eternity” di mana satu karakter terlibat dalam mencari jawaban, siapa yang tepat jadi pemilik hatinya.

Apakah cinta pertamanya yang sudah kandas, atau cinta baru yang penuh harapan dan sudah teruji dalam perjalanan hidup mereka selama di dunia?

Karakter dan Pemeran yang Hebat

ulasan-film-eternity

Joan yang diperankan oleh Elizabeth Olsen adalah magnet di film ini.

Namun, dari naskah yang bagus, saya melihat karakter Larry yang diperankan oleh Miles Teller dan Luke yang diperankan oleh Callum Turner juga bermain sangat bagus.

Dalam perannya, Larry dan Luke tampil apik sesuai dengan naskah yang sudah disiapkan.

Keunggulan lainnya, Larry dan Lukue berhasil mencuri perhatan karena ketika saya berada di sudut pandang karakter Joan, membuat saya tidak bisa dengan mudah menaruh pilihan.

Apakah Larry atau Luke yang tepat menemani Joan selamanya di akhirat.

Jangan lupakan juga dengan karakter Anna yang diperankan Da’Vine Joy Randolph dan Ryan yang diperankan oleh John Early.

Celetukan dan gestur keduanya menyatu dengan celetukan komedi yang sangat baik.

Harus saya akui Laugh Per Minute (LPM) yang hadir menjadi terasa padat, dan punchline-punchiline yang memantik tawa.

Baca juga: Film Terbaru Apple TV+ 2026: Banyak Film Komedi!

Baca juga: 11 TV Series Terbaru Apple TV + yang Akan Rilis di Tahun 2026

Penutup Untuk Film “Eternity”

Hadir dengan romansa yang tepat, komedi yang menaburkan gelak tawa dan sentuhan fantasi klasik pada bagian sinematografi, “Eternity” adalah sebuah film yang naskahnya sangat baik.

Semua eksekusi film sempurna dengan nashkah yang bagus, pemeran Utama yang tidak tumpeng tindih, hingga konflik yang sederhana, namun lucu dan kemudian terselesaikan dengan baik.

Jika membutuhkan tontonan yang sederhana dan tidak ribet sekaligus menghibur karena sarkastik komedi yang unik, “Eternity” adalah film yang tepat.

Film “Eternity” saat ini sedang tayang di Apple TV+ dan bisa ditonton gratis melalui aplikasinya.

Similar Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *