Ada banyak cara untuk menterjemahkan strategi digital marketing. Ketika aplikasi sosial media dianggap adalah senjata utamanya, ternyata hal itu tidak sepenuhnya benar. Satu aplikasi lokal yang memadukan strategi digital marketing dan kreativitas creator ini sedang saya coba.
Tentu saja, selama penggunaan dan menguji beberapa menu yang tersedia di TryBuzzer, saya akan tuliskan juga reviewnya.
Selama hands-on dengan aplikasi ini, TryBuzzer adalah salah satu alternatif dan pilihan yang tepat untuk mengelola strategi digital marketing, menguji kreativitas creator, sekaligus memberikan keuntungan untuk banyak pihak.
Mulai dari brand, creator, sampai ke aplikasi TryBuzzer sendiri.
Apa itu Aplikasi TryBuzzer?
TryBuzzer adalah sebuah wadah yang diperuntukkan bagi kreator konten video pendek untuk mengasah kreativitas mereka dengan membuat sebuah video pendek yang ditujukan kepada masyarakat luas untuk mengenalkan sebuah brand atau produk di Indonesia.
Di dalam aplikasi TryBuzzer sudah tersedia beragam brand atau produk yang hadir memberikan pengenalan tentang produk mereka dilengkapi dengan brief berupa tulisan, hingga potongan-potongan video yang bisa diolah oleh kreator untuk dipublish lagi di media sosial.
Dengan olahan potongan video atau clipping dari kreator, bisa membuat ceritanya sendiri mengenai video itu sendiri dan disesuaikan dengan keinginan brand yang tercantuk di dalam brief.
Dalam hal ini, kreator ini nantinya akan dibayar berdasarkan jumlah views dari konten yang mereka unggah untuk kampanye brand atau figur publik. Penghitungan viewsnya nanti dilihat ketika kreator mengunggahnya lagi melalui medium sosial media seperti Instagram, Threads dan TikTok.
Cara Penggunaannya Bagi Konten Kreator
Satu hal yang perlu saya tegaskan, jika buzzer selama ini di Indonesia identik dengan hal-hal yang terkait politik, maka sepanjang saya menggunakan dan mengulas aplikasi ini, TryBuzzer bukanlah hal yang seperti itu.
Tentu saja untuk membuat review TryBuzzer ini saya harus mencoba langsung aplikasi ini. Untuk pendaftaran terbilang mudah. Saya bisa menggunakan akun Google untuk bergabung di aplikasi ini.
Setelah bergabung, jangan lupa untuk lengkapi profil di aplikasi ini. Setidaknya, ini menunjukkan keseriusan konten kreator untuk berpartisipasi dalam membuat konten dari brand-brand yang ada di aplikasi TryBuzzer.
Selanjutnya, tinggap pilih kampanye dari brand, figur publik, film, atau acara. Lanjutkan dengan membuat klip dari kumpulan video yang sudah disesuaikan di dalam brief. Posting di akun Instagram, TikTok hingga Thread dan lanjutkan dengan mengirikan linknya ke TryBuzzer.
Aspek Dari Sisi Digital Marketing
Aspek digital marketing itu luas. Saking luasnya, pekerjaan yang banyak dan bahkan bukan pada bidang spesifiknya harus dilakukan oleh satu orang dengan tujuan yang harus dicapai.
Tapi, menurut saya, TryBuzzer mencoba memilhanya menjadi bagian-bagian yang menurut saya bagus. Brief yang datang dari sebuah brand atau produk tentunya sudah dikelola sendiri oleh tim internal mereka.
Tapi, di satu sisi, jika ingin mencapai target yang lebih luas, bekerjasama dengan kreator-kreator untuk mendapatkan awareness hingga leads yang lebih tinggi tentunya bisa dicapai.
Hal ini tentunya bisa meningkatkan performa dan fungsi dari digital marketing itu sendiri. Potongan-potongan video tersebut bisa diolah lagi oleh para kreator dan justru memberikan keuntungan.
Keuntungan agar exposure brand bisa lebih luas lagi, dan tentu saja pemenuhan kebutuhan konten dari kreator. Bahkan, jika tak ada aral melintang, dan mungkin saja TryBuzzer mengembangkan aplikasinya di kemudian hari, mode pelacakan pun bisa ditempelkan di dalam video.
Tujuannya bisa beragam-ragam, mengumpulkan data yang berjalan sukses dari setiap campaign, personalisasi, bahkan bukan tidak mungkin akan mencapai kepada program retention untuk menguatkan loyalitas user.
Tanpa AI dan Mengasah Kreativitas Kreator

Satu hal yang saya suka dari aplikasi ini adalah selain membebaskan kreator memilih video mana yang akan digunakan untuk mempromosikan sebuah brand atau produk, TryBuzzer melarang pembuata video menggunakan AI.
Artinya, kreativitas creator benar-benar diasah di sini. Mulai dari alur cerita, pembuatan copywriting dan script sampai ke menggabungkan video dalam bentuk “clipping” diserahkan para kreator dengan cara yang original.
Cara ini sebenarnya sudah tertuang dalam brief yang bisa ditemukan. Disebutkan jelas, dilarang menggunakan AI. Tapi, ada satu hal yang menarik, yaitu apakah proses editing masih boleh menggunakan AI?
Untuk menjawab ini, pengguna seperti kreator nanti bisa langsung bertanya ke komunitas TryBuzzer melalui akun Discord mereka untuk memastikan itu.
Tapi, selama masih menggunakan nyawa dan rasa dari kreator itu sendiri, buat saya ini adalah hal yang positif.
Baca juga: Fungsi dan Keunggulan Kamera Mirrorless untuk Content Creator
Baca juga: Ulasan Aplikasi Adobe Premiere di Android: Pengalaman dan Alternatif Baru Untuk Kreator
Tampilan Sederhana dan Ringan
Tak lengkap rasanya membahas sebuah aplikasi tanpa harus membahas desain yang digunakan. Untuk pemilihan warna, belum membuat saya merasa nyaman.
Tapi jika bicara fungsi dan menu-menu yang ada di dalamnya, TryBuzzer tampil dalam format yang sederhana. Mudah sekali menemukan ikon-ikon yang simpel dan menunjukkan apa fungsinya. Dari sini segala proses yang dilakukan oleh kreator jadi lebih mudah untuk mengelola konten-konten mereka di aplikasi.
Satu lagi yang kemudian menjadi catatan saya adalah, pastikan selalu akun Google Drive yang digunakan oleh kreator selalu tersedia. Setiap brie yang mulainya berbentuk dokumen nanti akan terhubung dengan Google Drive dan bisa dibaca juga di sana.
Bahkan, untuk aset-aset seperti video yang sudah disediakan oleh brand juga bisa langsung terhubung dengan Google Drive. Meskipun dalam bentuk aplikasi dan bisa diolah langsung melalui HP, saya sendiri tetap merasa nyaman menggunakan desktop.
Ilustrasinya, setelah saya membuka brief di aplikasi, terhubung dengan Google Drive, maka saya akan lanjut di desktop. Lalu, melakukan pengeditan untuk membuat clipping yang sudah disediakan oleh brand tersebut.
Sebagai sebuah langkah untuk mengolah kreativitas dan berpotensi mendapatkan keuntungan, aplikasi TryBuzzer menurut saya terbuka untuk siapa saja.
Mulai dari kreator atau non-kreator atau bahkan pemula.
Penulis adalah mantan content editor yang sudah mengulas lebih dari 100 film dan tv series, jurnalis teknologi yang sudah mengulas lebih dari 500 gadget dan juga pegiat serta praktisi di bidang digital marketing serta SEO. Untuk lebih detil, bisa cek di tautan penulis ulasanwarga.com
