Penggemar fotografi seperti saya rasanya tidak lengkap jika belum pernah menyentuh sebuah kamera bernma Leica. Sayangnya, buat saya sendiri, hal ini sepertinya tidak akan pernah terjadi.
Yang membuat Leica menjadi selalu diimpikan adalah karena warna khas dan karakter lensanya yang luar biasa secara visual. Namun, saya tidak khawatir, selain dengan kamera merek lain, ada juga aplikasi khusus yang memang ingin membawa suasana Leica.
Sebelum membahas review aplikasi yang bernama Leica Lux ini, saya tegaskan terlebih dahulu, ini bukan kamera sungguhan dari kamera, namun teknologi berbentuk software yang memproses gambar.
Rilis sejak tahun 2024, yang lalu, bagi saya aplikasi ini cocok bagi pengguna iPhone yang ingin hasil jepretannya membawa suasana dan vibes kamera Leica.
Penggemar street photography yang suka dengan foto yang tak terlalu banyak distraksi, dan tentu saja vibes kamera Leica. Namun, sayangnya, bagi yang suka video, fitur edit seperti histogram dan focus peaking, aplikasi Leica Lux bukanlah pilihan yang tepat.
Mengenal Leica Lux yang Rilis Sejak 2024
Leica Lux adalah aplikasi kamera manual dikembangkan oleh internal Leica untuk membawa tampilan, warna, gaya, dan nuansa khas kamera Leica ke iPhone sehingga menghasilkan foto yang profesional.
Aplikasi ini ini bisa digunakan oleh pemula yang mengandalkan mode otomatis atau fotografer berpengalaman yang ingin membawa pengalaman Leica hanya melalui perangkat iPhone.
Hal ini jelas membedakannya dengan brand HP yang sudah bekerjasama dengan Leica. Bagi brand HP, kerjasamanya terdiri dari pembuatan lensa fisik hingga rekayasa komponen internal kamera. Sementara itu, Leica Lux, murni adalah software.
Keunikan dari Aplikasi Leica Lux

Saya sudah mencoba aplikasi ini pertama kali sejak rilis 2024 yang lalu. Seiring dengan perkembangan dan pembaruannya hingga di 2026 ini saya memang benar-benar merasakan pengalaman yang berbeda jika menggunakan kamera bawaan dari iPhone itu sendiri.
Apa saja pengalaman yang saya dapatkan selama 2 tahun ini saat menggunakan aplikasi kamera Leica Lux? Berikut review aplikasi Leica Lux dari saya
1. Simulasi Lensa Leica
Fitur yang selalu disenangi oleh fotografer adalah keunikan dan lensa Leica. Nah, di aplikasi Leica Lux lensa-lensa ini disimulasikan.
Penggunaan aplikasi ini melibatkan Noctilux-M 50mm f/1.2 ASPH, Summilux-M 28mm f/1.4 ASPH, Summilux-M 35mm f/1.4, hingga replika lensa dari kamera bersejarah Leica I Model A tahun 1925.
Pemrosesan aplikasi ini berbasis machine learning milik Leica. Software ini kemudian bekerja untuk meriplikasi cara kerja lensa dalam merender cahaya, ketajaman hingga efek blur.
Namun, setelah mencobanya, hal ini sebenarnya belum berjalan sempurna, mengingat aperture kamera iPhone sebenarnya bersifat statis.
Jadik apa yang ditampilkan setelah menggunakan aplikasi Leica Lux adalah simulasi dari perangkat lunak dan bukan optik sungguhan, seperti halnya menggunakan kamera Leica atau bahkan belum terlalu mendekati kerjasama Leica yang bekerjasama dengan beberapa brand HP.
2. Leica Looks dengan Preset Khas
Hal menarik lainnya dari aplikasi Leica Lux menawarkan serangkaian “Leica Looks.” Berbentuk preset warna yang meniru color science khas kamera Leica.
Hal yang paling saya suka tentu saja adalah pilihan mode hitam putih dengan kontras tinggi. Dari mata saya melihat, ini adalah hal yang ingin saya dapatkan dari sisi Leica.
Namun, tetap saja, pengguna iPhone nanti bisa memilih setiap Look bisa disesuaikan intensitasnya menggunakan slider dari 0 hingga 100.
Serunya lagi, setelah foto diambil, prosesing softwarenya bisa membuat pengguna aplikasi ini bisa menyesuaikan aperture, fokus dan Leica Look ketika melakukan proses editing, tanpa harus mengambil ulang gambar.
3. Mode Manual dan Format RAW
Bagi penggemar fotografer atau mobile photographer juga bisa mengatur eksposur, kecepatan rana, ISO, fokus, dan white balance secara independen. Foto juga bisa disimpan dalam format RAW atau ProRAW.
4. Integrasi dengan Leica Lux Grip
Untuk menambah sensasinya, Leica sebenarnya merilis Leica Lux Grip, sebuah grip kamera fisik untuk iPhone. Namun, saya tentu saja tidak membelinya dan mencoba membedah fitur-fitur premium yang bisa didapatkan dengan berlangganan.
Seperti Apa Kualitas Hasil Foto dari Aplikasi Leica Lux?
Ini adalah pertanyaan yang mungkin akan sering muncul. Lalu, apa yang membedakan aplikasi ini dengan aplikasi lain? Bukannya kamera iPhone sudah bagus dan tak perlu aplikasi tambahan lagi?
Seperti yang sudah saya sampaikan sebelumnya, setelah mencoba semua menu dan fitur yang ada di aplikasi ini, saya lebih menyukai versi hitam-putihnya.
Sementara itu, untuk yang lainnya, Leica terbilang cukup mampu menghadirkan suasana atau vibes gaya dan warna yang memang terinspirasi dari Leica.
Meskipun begitu, saya punya catatan tersendiri. Hasil dari penggunaan aplikasi Leica Lux belum sepenuhnya identik dengan dibandingkan dengan menggunakan kamera Leica.
Setidaknya, ini terasa pada kualitas foto yang dihasilkan setelah di cetak atau bahkan diunggah lagi melalui media sosial. Perbedaan ini akan sangat terasa, ketika sudah digunakan atau ditempatkan di platform media sosial seperti Instagram.
Bagi yang sudah sering melihat hasil jepretan langsung foto dengan kamera Leica baik di pameran atau media sosial, hasilnya jelas berbeda dengan aplikasi Leica Lux.
Ini masih dalam batas wajar, karena ini bergantung pada mesin bernama algoritma dalam software. Bukan hasil dari optik lensa yang memang datang dari Leica sendiri.
Namun, sebagai sebuah hiburan dan proses kreativitas, saya merasa aplikasi Leica Lux mampu memberikan nilai yang lebih pada level foto iPhone.
Khususnya ntuk street photography yang sering saya lakukan dan saya publish media sosial X.
Baca juga: Hasil Foto Ala DSLR? Coba 5 Aplikasi Kamera Terbaik Ini Saat Low Light
Baca juga: Ulasan Aplikasi Dazz Cam: Aplikasi Kamera dengan Hasil Vintage yang Nyaris Sempurna
Leica Lux Freemium dan Berbayar
Bagi pengguna iPhone, aplikasi ini sebenarnya tersedia gratis di App Store.
Pengguna aplikasi Leica Lux bisa mendapatkan akses ke mode otomatis, Aperture Mode dasar, dan sebagian Leica Looks.
Sementara itu, untuk yang berlangganan, akan dikenakan biaya 6,99 dolar AS/6,99 poundsterling per bulan, atau tahunan sekitar 69,99 dolar AS/69,99 poundsterling per tahun dan tentu saja belum termasuk pajak jika di Indonesia.
Kelebihan dari versi Pro adalah pengguna bisa menggunakan seluruh simulasi lensa, seluruh Leica Looks, serta Manual Mode penuh.
Saya hanya berlanggahan selama 1 bulan saja, karena harganya yang tergolong belum sesuai dengan budget yang saya punya. Harga langganan tahunan ini oleh sejumlah pengulas dinilai cukup tinggi untuk kategori aplikasi kamera, meski masih jauh lebih murah dibanding membeli kamera Leica fisik.
Bagi yangingin mencobanya, bisa menggunakan versi gratis terlebih dahulu, untuk mendapatkan kombinasi antara Leica Looks yang khas, simulasi lensa legendaris, dan UI yang ringkas.
Sebagai tambahan yang realistis, aplikasi ini tidak akan mengubah iPhone menjadi kamera Leica sungguhan. Aplikasi Leica Lux dengan segala teknologinya adalah sebuah alat kreatif yang terinspirasi dari warisan visual Leica, dengan segala keterbatasannya.
Penulis adalah mantan content editor yang sudah mengulas lebih dari 100 film dan tv series, jurnalis teknologi yang sudah mengulas lebih dari 500 gadget dan juga pegiat serta praktisi di bidang digital marketing serta SEO. Untuk lebih detil, bisa cek di tautan penulis ulasanwarga.com
