Ulasan Redmi Buds 6 Play Setelah 1 Tahun: TWS yang Tak Lagi Relevan dan Membuat Saya Beralih ke Earphone Kabel

Pengalaman punya TWS memang punya keunikan sendiri. Saya pernah punya TWS dari berbagai merek. Mulai dari Baseus, JBL, Sony dan yang terakhir dari Xiaomi Redmi Buds 6 Play. Kenapa saya sering gonta-ganti TWS? Bukankah JBL dan Sony sudah punya kualitas yang bagus? Melalui review Redmi Buds 6 Play ini saya akan menjelaskan kenapa dan kemudian pada akhirnya saya earphone yang kabel dan melupakan TWS.

Redmi Buds 6 Play saya beli di tahun 2025, satu tahun setelah rilis resminya di tahun 2024. Pada saat saya membeli Redmi Buds 6 Play, beberapa TWS yang sebelumnya sudah saya miliki sudah rusak. Baterainya bors, rusak sebelah dan masih banyak lagi kerusakan lain yang belum saya cari tahu.

Harganya terbilang terjangkau. Saat saya membeli Redmi Buds 6 Play, harganya berkisar di Rp 160.000. Alasan membelinya selain ,murah, hanya untuk digunakan di saat tertentu atau sesuai kebutuhan saja.

Xiaomi lewat lini Redmi sendiri identik dengan “harga hemat, fitur lumayan lengkap”, dan Buds 6 Play adalah contoh yang tepat menggambarkan itu.

Buat saya Redmi Buds 6 Play adalah pilihan ideal untuk menggunakan earbuds dengan harga murah, digunakan bagi yang sering melakukan panggilan atau meeting online sesuai kebutuhan dan penggunaan casual saja.

Sebagai informasi tambahan, saya membuat ulasan sebuah perangkat elektronik seperti HP atau gadget lainnya memang diukur setelah satu tahun, hingga bertahun-tahun pemakaian.

Tujuannya untuk mengukur performa dari perangkat tersebut dan memastikan standar kualitasnya sesuai dan relevan dalam jangka waktu tertentu.

Review Redmi Buds 6 Play Setelah Satu Tahun Pemakaian

Sebelum memulai ulasan dari Redmi Buds 6 Play, saya akan coba mengulasnya dari beberapa bagian.

Desain, Ringan dan Terbilang Nyaman Digunakan

Ketika saya melihatnya pertama kali, menyentuh dan melakukan pengetesan sebelum membeli, desain dari Redmi Buds 6 Play ini terbilang ringan, bahkan termasuk dengan tempat penyimpanannya.

Earbud nyaman dipakai untuk sesi mendengarkan yang panjang tanpa membuat telinga pegal dan ini sudah terjadi setelah satu tahun penggunaan.

Meskipun begitu, untuk bagian desain, saya punya catatan untuk earbud ini. Ada satu bagian yang terbuat dari glossy yang terlihat elegan, dan justru memberikan efek seperti bekas sidik jari ketika akan dipasangkan di telinga.

Namun, terasa pas di telinga ketika digunakan saat saya melakukan meeting online, atau bahkan hanya sekedar jogging santai.

Spesifikasi Redmi Buds 6 Play yang Tak Terlalu Mewah

review-redmi-buds-6-play-setelah-1-tahun

Redmi Buds 6 Play punya Dynamic driver 10mm untuk harga terjangkau, namun menghasilkan bass yang cukup terasa namun tidak berlebihan. Atau, pada akhirnya kualitas suara di rentang menengah juga terdengar cukup jelas untuk kebutuhan mendengarkan musik kasual sehari-hari.

Sementara itu, kehadiran konektivitas Bluetooth 5.4, mendukung protokol Bluetooth Low Energy, dan sudah disesuaikan dengan teknologi Bluetooth yang terbaru.

Earbud yang terjangkau ini juga sudah dilengkapi dengan AI noise reduction/cancellation untuk kejernihan suara saat menelepon. Tak sempurna, namun pengalaman yang saya dapatkan noice reduction ini ternyata berjalan dengan cukup baik. Terutama ketika digunakan untuk meeting atau melakukan interview online. Namun, saat mendengarkan musik, earbud ini tidak saya rekomendasikan karena tidak dilengkapi dengan ANC.

Catatan yang membuat saya kurang nyaman dimulai dari kehadiran touch control pada produk yang justru tidak responsif. Meskipun secara tutorial, banyak yang mengatakan sentuhan yang diberikan oleh earbud ini adalah responsif. Namun, saya justru tidak mendapatkan pengalaman ini. Saya harus berulang-ulang kali untuk memastikan touch control agar berfungsi dengan baik.

Selain itu, agar kualitas audio menjadi terasa maksimal, earbud ini harus terhubung dengan Xiaomi Earbuds App. Tujuannya untuk mengatur EQ dan kontrol sentuhan, termasuk 5 mode preset EQ (standard, enhance bass, enhance voice, enhance treble, enhance volume). Plus dengan catatan, hasil audio yang dikeluarkan tidak sesempurna earbud berkualitas premium.

Kualitas Panggilan Terbilang Baik

Salah satu keunggulan yang cukup mencolok dari Redmi Buds 6 Play adalah fitur AI noise reduction untuk panggilan. Dalam berbagai pengujian, fitur ini terbukti mampu meredam suara bising di sekitar seperti pengumuman stasiun, langkah kaki, hingga obrolan orang di kejauhan, sehingga suara lawan bicara tetap terdengar jelas tanpa perlu pindah ke ruangan yang lebih sepi.

Ini jadi nilai plus besar bagi para pekerja remote, mahasiswa, atau siapa pun yang sering melakukan panggilan atau meeting online sambil bepergian.

Daya Tahan Baterai yang Buruk

Dalam spesifikasinya, daya tahan baterai earbud: 57mAh per earbud. Sementara itu, itu kapasitas baterai casing: 600mAh. Dengan hal ini Redmi Buds 6 Play punya total waktu pemakaian hingga 36 jam (earbud + casing) Sementara itu, pemakaian sekali charge: sekitar 7,5 jam.

Hal yang tidak saya temukan sama sekali ketika menggunakan Redmi Buds 6 Play, khususnya setelah satu tahun. Dalam pengalaman nyata, saya hanya bisa menggunakan earbud ini bertahan hanya satu hari saja. Belum lagi, jika terhubung dengan HP yang menggunakan koneksi bluetooth.

Ditambah lagi, Redmi Buds 6 Play mengandalkan pengisian standar via USB-C tanpa dukungan wireless charging. Pada akhirnya, ini yang membuat penggunaan menjadi tidak lagi maksimal.

Hal yang akhirnya membuat saya tidak akan membeli lagi earbud apa pun dan mulai beralih ke

Baca juga: Ulasan One UI 8.5 di Samsung S25: Tingkatkan Efektivitas dan Produktivitas

Baca juga: Ketika Earphone Kabel Jadi Pilihan Utama Para Generasi Muda di Era TWS

Kelebihan dan Kekurangan Sejak Pertama Kali Dibeli Hingga Sekarang

Pada akhirnya, setelah satu tahun, saya punya asumsi dan kesimpulan tentang kelebihan dan kekuarangan dari earbud Xiaomi ini.

Kelebihan Redmi Buds 6 Play

  • Harga terjangkau, cocok untuk budget minim dengan merek besar
  • Kualitas suara terbilang baik untuk di kelasnya
  • AI noise reduction untuk panggilan bekerja dengan baik
  • Ringan dan nyaman dipakai lama
  • Bluetooth 5.4 yang modern dan disesuaikan dengan teknologi kekinian

Kekurangan Redmi Buds 6 Play

  • Tanpa teknologi Active Noise Cancellation (ANC) untuk musik
  • Tidak mendukung wireless charging
  • Meninggalkan bekas sidik jari karena finishing glossy
  • Daya tahan baterai menurun dengan cepat

Saat ini, di Indonesia mungkin sudah jarang menemukan Redmi Buds 6 Play di toko resmi. Namun, di beberapa toko ritel dan mungkin di toko online earbud ini masih dijual.

Harga yang terjangkau menjadikannya sebagai salah satu TWS bergengsi di kelasnya.

Baca juga: Ulasan HP Samsung Seri S yang Masih Worth It Setelah 1 Tahun Pemakaian

Baca juga: Ulasan Redmi Note 12 Pro 5G Setelah 3 Tahun Pemakaian: Cocok Untuk Penggunaan Kasual

Di satu sisi, Redmi Buds 6 Play membuktikan bahwa earbud murah tidak selalu berarti murahan. Dengan beberapa kelebihan dan kekurangannya, warga mana pun mungkin bisa mempertimbangkan TWS ini sebagai pilihan yang hemat budget.

Bagi saya, ini adalah terakhir kalinya saya menggunakan TWS, dan akan mulai menggunakan earphone kabel lagi.