Referensi serial tv terbaru yang bagus dan saya rekomendasikan untuk ditonton adalah “Margo’s Got Money Troubles.” Sebelum membahas review serial TV ”Margo’s Got Money Troubles” yang sedang tayang di Apple TV+ saya justru mendapatkan fakta bahwa series-series dari Apple ini ternyata kurang promo.
Data dari Fast Company per 2024, menyebutkan kalau Apple TV + cuma nyumbangin 0.2 % dari tontonan di Amerika Serikat. Tapi, ini bukan hal yang bikin Apple berhenti memproduksi film dan khususnya serial TV yang bagus. Salah satunya ya ”Margo’s Got Money Troubles” yang baru saja selesai saya tonton ini.
Sinopsis TV Series ”Margo’s Got Money Troubles”
Kehidupan muda memang selalu membara. Hal yang sama juga terjadi pada Margo Millet (Elle Fanning) ketika pertemuannya dengan dosennya Mark Gable membuat perubahan besar di dalam hidupnya.
Margo yang masih muda memiliki bayi yang tidak mau diurus oleh Mark karena ia sudah menikah. Hal yang membuat pusing Margo, karena ia belum bekerja dan memiliki keluarga yang kompleks.
Ibunya, Shyanne Millet (Michelle Pfeiffer) sedang dimabuk cinta ketika sudah tua. Ayahnya, Jinx Millet (Nick Offerman) mantan pegulat yang punya masalah yang tak kalah kompleks.
Di tengah keputusasaan dan bakatnya dalam menulis, Margo kemudian membuat sebuah ide yang kontroversial. Membuat konten dewasa, dan bukan hanya sebagai penulis tapi, ikut berpartisipasi dalam konten tersebut.
Review Serial TV ”Margo’s Got Money Troubles”

Bukan karena penasaran, karena saya berlangganan Apple TV + dan jenuh dengan tontonan di yang ada di OTT lain. Setelah menamatkan ”Hijack” ”Monarch Legacy of Monsters” dan ”Slow Horses” saya beralih ke yang paling fresh ”Margo’s Got Money Troubles.”
David E. Kelley sang kreator buat saya mampu menampilkan setiap runut peristiwa di 8 episode dengan berani. Saya seperti diajak ikut berpikir bahwa ternyata di kota-kota besar Amerika, hal-hal seperti ini masih ada.
Seorang wanita yang hamil di luar nikah, mengalami masalah keuangan, punya hubungan keluarga yang kompleks dan menjalani realita sebagai seorang konten kreator dewasa.
Hal ini yang seperti membuat ceritanya menjadi relevan di kehidupan sehari-hari. Penataan cerita yang rapi dengan komedi-komedi yang lebih menitik beratkan pada dialog-dialog dan gestur karakternya membuat semua ceritanya menjadi sangat menarik untuk diikuti.
Alur cerita yang sederhana, tanpa plot dan sub-plot yang merugikan perjalanan setiap episodenya menjadikan siapa pun nyaman menontonnya.
Dan sepanjang menonton semua 8 episodenya, durasinya pun tidak terlalu panjang. Saya memperkirakan di sekitar 40-50 menitan saja.
Cerita yang padat, ringkas, tapi bisa bikin semua orang penasaran untuk melihat cerita seperti apa yang akan muncul di setiap episodenya. Ini yang kemudian membuat serial ini menjadi salah satu tontonan favorit saya di tahun 2026.
Komedi yang Warna-Warni
Absurd dan satir sosial. Ini yang jadi keunggulan dari komedi yang ditampilkan di serial ”Margo’s Got Money Troubles.” Setidaknya ini yang saya tangkap setelah menonton 8 episodenya. Serunya, lagi komedi absurd dan satir sosial ini dibalut dengan gaya pop yang berwarna-warni dari setiap karakternya.
Mulai dari karakter Margo, Jinx yang kaku, Kenny yang terbilang konservatif, hingga Lace yang tampil memikat sebagai pemeran pembantu membuat semua warna itu muncul dalam satu cerita.
Semua karakter bermain dengan efektif menggali pespektif komedinya masing-masing. Terkadang, ketika sudah terlalu absurd, komedi ini kemudian menggiring ke arah drama tanpa disadari oleh penonton, dan jika tidak siap bisa membuat penonton terenyuh melihat kekacauan yang terjadi.
Tak hanya itu setiap dialog dan vibes yang diciptakan juga memberikan warna-warni yang unik, tanpa harus membuat penonton tertawa.
Jika diambil lebih deep lagi, komedi yang disuguhkan malah bisa membuat penonton merasa menertawakan diri mereka sendiri, karena kehidupan yang sebenarnya memang penuh dengan warna-warni komedi yang unik.
Visual yang Nge-Pop dan Sangat Gen-Z
Sepanjang menonton dari awal hingga akhir, mata pun dimanjakan dengan visual yang nge-pop dan sangat Gen-Z. Mungkin saja pemilihan visual ini akan tertuju pada pemeran utamanya, yaitu Margo yang diperankan oleh Elle Fanning sebagai pemeran utamanya memang adalah anak muda.
Realita yang kemudian disesuaikan dengan sangat baik pada karakter lainnya. Misalnya saja, karakter Jinx yang merupakan mantan pegulat dan selalu hidup dengan gaya old school. Ketika kamera mengarah fokus pada Jinx, gaya warnanya pun tetap cerah ditambah lagi dengan beberapa produksi kostum kasual yang membuatnya menjadi terlihat muda.
Hal yang sama juga terjadi pada balutan karakter Kenny yang konservatif, gaya pop ini tetap dipertahankan. Tentu saja, Margo mendapatkan porsi yang paling besar.
Mulai dari ketika bersama bayi kecilnya yang bernama Bodhy, hingga ketika saat membuat konten dewasa bersama teman-temannya.
Penampilan Elle Fanning yang Memikat
Elle Fanning memang bukan nama baru di dunia hiburan. Tapi, penampilan memikatnya sudah dimulai ketika ia tampil di film ”Predator Badlands” yang tayang tahun 2025.
Tapi, di serial tv ”Margo’s Got Money Troubles”, Elle Fanning pun tampil luar biasa. Bukan, ini bukan tentang penampilannya yang terbilang berani dengan penampilan yang sensual, tapi bagaimana Elle Fanning memainkan karakternya dengan baik.
Sebagai anak muda alias Gen Z, ibu muda, terlilir masalah ekonomi dan dinamikanya mempertahankan hak asuh anak yang sudah dijalaninya dalam usia muda.
Semua dimainkan dengan sangat baik oleh Elle Fanning. Saya bahkan seperti sulit melihat celah cacat dalam penampilannya memainkan karakter Margo. Semuanya nyaris sempurna.
Baca juga: Ulasan Serial “Monarch: Legacy of Monsters” Season 2, Drama Lebih Kompleks dan Visual Monster Apik
Baca juga: Ulasan “Hijack” Season 2: Ketika Sang Negosiator Cerdik Menjadi Pembajak
Nicole Kidman dan Pemeran lain yang Tidak Hanya Numpang Lewat

Ini yang membuat ceritanya sempurna. Tidak hanya Elle Fanning yang tampil sempurna. Semua pemeran lainnya juga tampil sangat baik.
Ada nama besar seperti Michelle Pfeiffer yang berperan sebagai Ibu Margo dan Nicole Kidman yang kemudian menjadi pengacara bagi Margo.
Meskipun dua nama besar, tapi mereka bukanlan pemeran utama. Serunya lagi, penampilan keduanya juga sangat memikat dan sesuai dengan karakter yang diperankan. Komedinya yang absurd dan drama yang menohok juga dimainkan dengan sangat baik.
Lihat pula nama aktor Nick Offerman yang berperan sebagai ayah Margo. Perawakannya yang galak dan ditambah lagi sebagai perannya sebagai mantan pegulat membuat penampilannya terlihat seram.
Tapi ketika di serial tv ini, Nick bermain bagus sebagai seorang Ayah yang kikuk, tapi punya banyak pengalaman yang justru menambah keabsurdan komedi yang disuguhkan di setiap episode.
Pada akhirnya, saya mendapatkan hiburan sebuah komedi yang dirajut dengan baik sejak episode pertama. Bagi yang penasaran, ”Margo’s Got Money Troubles” bisa ditonton dengan berlangganan di Apple TV +.
Penulis adalah mantan content editor yang sudah mengulas lebih dari 100 film dan tv series, jurnalis teknologi yang sudah mengulas lebih dari 500 gadget dan juga pegiat serta praktisi di bidang digital marketing serta SEO. Untuk lebih detil, bisa cek di tautan penulis ulasanwarga.com
