Ulasan Film “Over Your Dead Body” Thriller Komedi yang Ganas

Salah satu film yang tayang di bioskop global tapi tidak tayang di Indonesia, akhirnya tayang juga di Prime Video.

Aplikasi streaming (OTT) ini baru saja kedapatan mengupdate list filmnya dengan judul yang terbilang baru yaitu “Over Your Dead Body.”

Meskipun hanya tayang di platform OTT, tapi pengalaman yang saya dapatkan tentunya tetap menyenangkan, karena saya masih bisa menontonnya melalui televisi dengan fitur 4K.

Lalu, tentang apa cerita film “Over Your Dead Body?” Berikut sinopsis dan review film yang sedang tayang di Prime Video.

Sinopsis Film “Over Your Dead Body” Tayang di Prime Video

Dan (Jason Segel) seorang sutradara film yang tidak terlalu sukses dengan film-filmnya. Hal yang sama juga terjadi pada kehidupan pernikahannya dengan Lisa (Samara Weaving).

Hubungan mereka berubah menjadi sebuah ketegangan sehingga masing-masing dari Dan dan Lisa merencanakan sesuatu di sebuah kabin milik ayah Dan.

Sayangnya rencana ini tidak berjalan mulus, ketika tiga orang asing ternyata selama ini diam-diam ada di kabin milik ayah Dan. Pertikaian pun dimulai, dan tidak lagi hanya tentang Dan dan Lisa.

Tapi, melibatkan orang-orang asing hingga ayah Dan sendiri.

Review Film “Over Your Dead Body”

Nama Jorma Taccone sebagai sutradara mungkin memang tidak terlalu dikenal banyak orang. Tapi, apa yang disampaikannya di film “Over Your Dead Body” sebenarnya hadir dengan premis yang menarik.

Mengambil latar belakang cerita tentang sepasang suami-istri yang berniat saling menyingkirkan tapi terjebak dalam masalahnya sendiri. Penuturan premis ini pun dirajut dengan rapi dan terbilang jelas. Tidak hanya itu, tidak ada lubang plot yang membuat cerita ini kemudian menjadi punya banyak catatan dan kritikan.

Sayangnya, karena cerita yang terlalu sederhana, alurnya terlalu mudah untuk ditebak. Bahkan, ketika Lisa dan Dan sudah merencanakan niat jahat mereka masing-masing di kabin.

Cerita yang terlalu datar ini sebenarnya pun terbilang tidak membosankan. Setidaknya ketika dua karakter utama bertemu dengan tiga karakter penjahat.

Sosok tiga penjahat yang awalnya hanya ingin bersenang-senang di sebuah kabin kemudian mengubah tujuannya menghabisi Dan serta Lisa.

Cerita yang datar pada akhirnya membuat film ini punya kecenderungan menampilkan tempo yang tidak Konsisten. Baik itu di bagian komedi, thriller, hingga action.

Bahkan, ada bagian horor yang kemudian menjadi terasa janggal untuk film yang punya gambaran premis komedi. Bahkan, di bagian tengah film, cerita seperti berputar-putar dan mulai kehabisan tenaganya untuk menyajikan apa yang tepat ditonton oleh penonton.

Komedi Gelap yang Gore

review-film-over-your-dead-body

Meskipun kehabisan tenaga di pertengahan, ada satu momentum yang kemudian berhasil diubah dengan baik. Pertemuan dengan para narapidana di dalam kabin kemudian menjadi titik balik dan menandakan film ini punya sisi komedi yang terbilang konyol.

Berbagai sisipan humor absurd dan penampilan “slapstick” terbilang cukup menghibur. Tapi, mungkin penonton tidak akan menemukan selera isis humor absur dan slapstick ala Indonesia.

Pada bagian ini, komedi-komedi yang ditampilkan kemudian diterjemahkan dalam berbagai cara melalui dua karakter utamanya Dan serta Lisa, plus tiga orang penjahat yang tak kalah konyolnya.

Ketika cerita komedi ini disajikan pada saat yang bersamaan pula dibangun berbagai macam bentuk ketegangan dalam bentuk aksi kekerasan yang sangat ekstrik. Pada bagian ini saya tidak menyangka ketika muncul berbagai macam hal yang sifatnya gore.

Pada bagian ini, tentu saja film akan menjadi sangat menarik untuk ditonton. Ketika sutradara tidak lagi memaksa penonton untuk menebak cerita yang terlalu mudah seperti di awal dan pertengahan.

Tapi, membuat penonton mencoba menghakimi jalan cerita dengan versi mereka sendiri. Sayangnya, ketika komedi dan gore sudah dibangun dengan kuat, plus kemunculan Ayah Dan sebagai sub-plot, film ini kemudian kembali kehilangan momentumnya.

Berubah menjadi rangkaian action yang kemudian memutus serangkaian aksi gore intens yang sudah bangun seperti efek tertembak, bentuk fisik manusia yang hancur penuh darah yang menjijikkan.

Sajikan Adegan Action yang Tanggung

Untuk melengkapi bagian-bagian hal tertentu, ada beberapa bagian adegan action baku hantam yang tidak beraturan atau mengemudikan sebuah mobil modifikasi pun hanyalah humor pelengkap yang tidak terlalu dalam jika dilihat dari sisi action.

Tapi, jika dilihat dari sisi komedi, adegan ini bisa menjadi poin penting karena mampu menghadirkan bagian yang lucu dan konyol, tapi tetap sadis dan gelap.

Peran Para Karakter yang Dapat Nilai Plus

Sebagai dua karakter utama, penampilan dan chemistry antara Jason Segel dan Samara Weaving sebagai pasangan suami-istri terbilang oke, meskipun tidak terlalu dalam.

Kehadiran karakter lain yang perlu di highlight adalah kehadiran aktor Timothy Olyphant dan Juliette Lewis. Keduanya, berperan sebagai sosok antagonis juga memberikan warna tersendiri dan justru lebih menarik dibandingkan ceritanya.

Bahkan, tak hanya pelengkap, dua karakter ini adalah kunci penting yang menampilkan kekacauan yang diceritakan di film “Over Your Dead Body.”

Secara keseluruhan, film “Over Your Dead Body” adalah sebuah hiburan yang bagi penggemar komedi dan thriller yang gore. Tidak terlalu flop, dan bisa juga dibilang tidak terlalu solid. Tapi sebagai sebuah cerita yang punya relevansi tentang konflik pernikahan yang sulit.

Film ini cocok ditonton bagi yang memang ingin menikmati hiburan, tanpa harus memikirkan hal-hal yang berat tentang hiburan itu sendiri.

Baca juga: Review Film “Jack Ryan: Ghost War” Polemik Panjang Operasi Intelijen

Baca juga: Ulasan “The Wrecking Crew” Film Aksi Kakak-Adik yang Menghibur

Meskipun tidak tayang di bioskop-bioskop Indonesia, tapi film “Over Your Dead Body” ternyata dapat disaksikan di Prime Video sejak tanggal 10 Juni 2026.

Sangat tepat sebagai sebuah hiburan santai di hari terjepit nasional atau akhir pekan dengan mengaktifkan akun Prime Video.

Leave a Comment